Pemkot Sediakan 40 Ribu Durian

384
SUPERJUMBO: Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, WP Rusdiana (tengah) bersama dengan Camat Gunungpati Bambang Pramusinto (kedua dari kiri) saat jumpa pers terkait rencana digelarnya Semarang Festival Durian 2016. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SUPERJUMBO: Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, WP Rusdiana (tengah) bersama dengan Camat Gunungpati Bambang Pramusinto (kedua dari kiri) saat jumpa pers terkait rencana digelarnya Semarang Festival Durian 2016. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SUPERJUMBO: Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, WP Rusdiana (tengah) bersama dengan Camat Gunungpati Bambang Pramusinto (kedua dari kiri) saat jumpa pers terkait rencana digelarnya Semarang Festival Durian 2016. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SUPERJUMBO: Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, WP Rusdiana (tengah) bersama dengan Camat Gunungpati Bambang Pramusinto (kedua dari kiri) saat jumpa pers terkait rencana digelarnya Semarang Festival Durian 2016. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyatakan keseriusannya untuk mengangkat sejumlah potensi lokal yang menjadi unggulan di Kota Semarang. Salah satunya adalah dengan menggelar Semarang Festival Durian 2016 yang rencananya dilaksanakan di lapangan parkir Goa Kreo Jatibarang Gunungpati Semarang pada 4-7 Februari 2016 mendatang.

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, WP Rusdiana menjelaskan, melalui festival ini diharapkan dapat mengembalikan citra Kota Semarang sebagai penghasil durian unggul lokal. Selanjutnya, akan dikembangkan menjadi durian lokal di tingkat nasional. ”Ini juga sebagai upaya promosi mengenalkan Kota Semarang sebagai salah satu kota agrowisata,” ujarnya dalam jumpa pers dengan wartawan di kebun durian Gunungpati, Jumat (29/1).

Ia menambahkan, melalui festival durian juga dapat memberikan kesempatan bagi petani untuk mengembangkan pertanian sesuai dengan standard operational procedure (SOP) yang benar. Selain itu, hal tersebut juga dapat mendorong para petani tradisional menjadi petani yang berwawasan agrobisnis. “Untuk mewujudkan itu, kami akan terus melakukan pelatihan-pelatihan kepada petani durian di Kota Semarang pada umumnya,” imbuhnya