Tim roadshow B20 tersebut menggelar touring di sepanjang Jawa-Bali untuk menguji ketangguhannya. Semarang merupakan kota ke-3 setelah Tegal. Setelah Semarang, mereka akan melanjutkan perjalanan ke Surabaya, Jember, Malang, Solo, Jogjakarta, Dieng, Bandung, Serang, dan Merak hingga 5 Februari mendatang.

”Di sepanjang perjalanan, kami akan mampir ke SPBU atau tempat peristirahatan bus dan truk di pinggir jalan. Kami akan menyosialisasikan bahwa B20 atau bio solar sudah bisa dibeli di seluruh SPBU se-Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Geologi, Minyak, dan Pertambangan Dinas ESDM Jateng Achmad Gunawan menjelaskan, keberadaan B20 sangat mendukung program energi baru dan terbarukan. Sebab, beberapa waktu lalu, sempat muncul bio fuel sebagai pengganti premium. Sayang proyek itu gagal karena harga yang kurang bersaing. ”Bio fuel terbuat dari tebu. Tapi harga per liternya Rp 11 ribu. Jauh lebih mahal dari premium. Bahan dasarnya pun kerap tabrakan dengan kebutuhan pangan,” tutupnya. (amh/ric/ce1)