angka kematian ibu

SEMARANG – Angka kematian ibu (AKI) saat melahirkan di Kota Semarang masih relatif tinggi. Dari tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat. Pada 2015 lalu, angka kematian ibu melahirkan mencapai 35 orang. Jumlah tersebut naik dari 2014 yang hanya 33 orang dan 2013 sebanyak 29 orang. Di Jawa Tengah, Kota Semarang menempati nomor urut dua di bawah Kabupaten Brebes.

Masih tingginya angka kematian ibu saat melahirkan di Kota Semarang menuntut Pemkot Semarang terus berupaya keras untuk menekannya. Setelah menerjunkan satu petugas kesehatan di setiap kelurahan, Pemkot Semarang melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang berencana menambah pendamping (mentor) baru.

”Pembentukan mentor kedua dan ketiga ini dikarenakan pendampingan EMAS (Expanding Maternal and Neonatal Survival) segera berakhir Juni mendatang,” ungkap Ketua Forum Masyarakat Madani (FMM) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Kota Semarang, Ahmad Jawahir di sela-sela acara pembekalan mentor yang digelar Hotel Grasia Semarang, Kamis (28/1).