Hotel The Hive Jakarta Bidik Semarang

248
SILATURAHMI: General Manager Best Western Premier The Hive, Brafely Sahelangi dan Marcom Coordinator, Adriantomo saat melakukan kunjungan redaksi di kantor Jawa Pos Radar Semarang, Jalan Veteran No 55 Semarang, Kamis (28/1) kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SILATURAHMI: General Manager Best Western Premier The Hive, Brafely Sahelangi dan Marcom Coordinator, Adriantomo saat melakukan kunjungan redaksi di kantor Jawa Pos Radar Semarang, Jalan Veteran No 55 Semarang, Kamis (28/1) kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SILATURAHMI: General Manager Best Western Premier The Hive, Brafely Sahelangi dan Marcom Coordinator, Adriantomo saat melakukan kunjungan redaksi di kantor Jawa Pos Radar Semarang, Jalan Veteran No 55 Semarang, Kamis (28/1) kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SILATURAHMI: General Manager Best Western Premier The Hive, Brafely Sahelangi dan Marcom Coordinator, Adriantomo saat melakukan kunjungan redaksi di kantor Jawa Pos Radar Semarang, Jalan Veteran No 55 Semarang, Kamis (28/1) kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Masyarakat Semarang termasuk pelanggan potensial bagi hotel-hotel yang ada di Jakarta. Karena itulah, manajemen Best Western Premier The Hive yang beralamat di Jalan DI Panjaitan Kav 3-4 Jakarta Timur menggarap, pasar Semarang dengan masif. Terutama pelanggan dari segmen pemerintahan dan corporate yang biasanya rutin melakukan meeting di Jakarta.

”Pelanggan kami 70 persen justru dari government dan corporate. Selebihnya para wisatawan baik domestik maupun internasional,” kata General Manager Best Western Premier The Hive, Brafely Sahelangi dan Marcom Coordinator, Adriantomo saat melakukan kunjungan redaksi ke kantor Jawa Pos Radar Semarang, Jalan Veteran Nomor 55 Semarang, Kamis (28/1) kemarin.

Meski pelanggan asal Semarang hanya sekitar 2-4 persen, katanya, namun cukup potensial untuk lebih ditingkatkan lagi bagi hotel bintang empat plus ini. Sedangkan terbanyak memang dari Kota Surabaya, Medan, Makassar dan Balikpapan. ”Persaingan dalam bisnis hotel memang kompetitif. Masing-masing hotel harus melakukan beragam inovasi untuk menarik pelanggan agar loyal,” katanya.