Demi Transparansi dan Akuntabilitas, Diskominfo Beberkan Anggaran 2016

224
SOSIALISASI : Diskominfo mengundang stakeholder dan berbagai komunitas dalam pemaparan program dan anggaran tahun 2016, Kamis (28/1) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
SOSIALISASI : Diskominfo mengundang stakeholder dan berbagai komunitas dalam pemaparan program dan anggaran tahun 2016, Kamis (28/1) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN-Sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dengan dasar keterbukaan informasi publik (KIP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pekalongan menggelar Sosialisasi Anggaran, Program dan Kegiatan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pekalongan tahun 2016, Kamis (28/1) kemarin.

Dalam kegiatan tersebut, turut diundang para awak media, komunitas, relawan TIK, tokoh masyarakat, ormas, SKPD, akademisi dan pihak-pihak terkait dengan anggaran Diskominfo tahun anggaran 2016.

“Sosialisasi ini dilakukan untuk memantapkan pelayanan informasi publik di Kota Pekalongan. Juga sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dengan dasar keterbukaan informasi publik (KIP). Selain itu, kami menjaring saran dan masukan dari para stakeholder,” kata Kepala Diskominfo Kota Pekalongan, Dr Sri Budi Santoso.

Menurutnya, program tersebut sesuai aturan dalam Undang-Undang (UU) nomor 11 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Untuk itu, memang harus secara sungguh-sungguh, terstruktur dan sistematis untuk mendorong perwujudkannya pada setiap organisasi/lembaga pemerintahan.

Dibeberkan Budi, tahun 2016 Diskominfo digelontor dana sebesar Rp 9.074.871.000. Dana tersebut digunakan untuk belanja tidak langsung gaji pegawai 23 persen dan sisanya 77 persen untuk Belanja Program dan Pembangunan dengan agenda-agenda strategis yang dalam pelaksanaannya melibatkan partisipasi publik.

Di antaranya, Revisi Perda Penyelenggaraan dan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, untuk Penguatan Komunitas Kreatif Digital (Animasi) dan Lomba Animasi Rp 50 juta; Penguatan Komunitas Film dan Fotografi/ Lomba Film (Festival Film) Lomba dan Fotografi Rp 45 juta; Penguatan Komunitas Pemrograman Android/ Lomba Aplikasi Berbasis Android, dan Lomba Smart Tweet (PekalonganWow) Rp 60 juta; Pendataan dan Pembinaan Penyelenggaraan Warnet Rp 25 juta; Pengembangan Database Indikator TIK Rp 35 juta; Lanjutan pembangunan Kantor Dinas Kominfo tahap ke-5 Rp 250 juta; Layanan (Langganan) Bandwidth Internet untuk semua SKPD, Kecamatan dan Kelurahan Rp 530.040.000; Belanja Modal Pemasangan Jaringan Fiber Optik: (1) Klaster Kesehatan dan (2) Klaster SKPD & Kelurahan Rp 307.614.000; Layanan Pemeliharaan Jaringan TIK se-Kota Pekalongan Rp 212 juta; Layanan Pemberdayaan dan Pemeliharaan Telecenter se-Kota Pekalongan Rp 350 juta; Fasilitasi dan Peningkatan SDM di bidang TIK Rp100 juta; Penyelenggaraan LPPL Batik TV Rp 750 juta, LPPL Radio Rp 453.790.000; Pengawasan, Monitoring Menara Rp 51,9 juta; Layanan Mobile Community Acces Point, Internet Keliling dan Mobil Pustika Rp 85 juta; Renstra Diskominfo Rp 10 juta; Pengembangan Jaringan SIMDA Rp 939 juta; Penerbitan Buku Pemkot Rp 86,2 juta; dan Jasa Listrik, Air Kantor (TV, Radio dan Diskominfo) Rp 454.716.000. (han/adv/ida)