BELUM JELAS: Tim sepak bola Pra-PON Jateng terus melakoni persiapan ditengah ketidakpastian jadwal pelaksanaan babak kualifikasi cabor paling bergengsi itu. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM JELAS: Tim sepak bola Pra-PON Jateng terus melakoni persiapan ditengah ketidakpastian jadwal pelaksanaan babak kualifikasi cabor paling bergengsi itu. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM JELAS: Tim sepak bola Pra-PON Jateng terus melakoni persiapan ditengah ketidakpastian jadwal pelaksanaan babak kualifikasi cabor paling bergengsi itu. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM JELAS: Tim sepak bola Pra-PON Jateng terus melakoni persiapan ditengah ketidakpastian jadwal pelaksanaan babak kualifikasi cabor paling bergengsi itu. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sepak bola saat ini menjadi satu-satunya cabor yang belum juga melaksanakan babak kualifikasi PON. Padahal pelaksanaan PON XIX/2016 Jabar tinggal menyisakan waktu sembilan bulan lagi.

Kabar terakhir, pihak Kemenpora menyatakan penyelenggaraan babak kualifikasi sepak bola PON rencananya akan dipusatkan di Jabar pada 20 – 30 Maret 2016 mendatang. Bahkan Jabar telah menyiapkan lima stadion untuk menggelar pertandingan Pra-PON tersebut. Kelima stadion itu adalah Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Galuh Ciamis, Stadion Wibawa Mukti, Stadion Siliwangi dan Stadion Pakansari Cibinong.

Selain itu, mekanisme pembagian grup tidak berbeda dengan rencana gelaran Pra-PON lalu dimana Jateng tetap akan berada di Grup A yakni zona Jawa bersama Banten, Jawa Timur, DKI Jakarta, DI Jogyakarta serta akan bermain di Stadion Si Jalak Harupat.