Tahun Ini, 517 Sekolah Harus Unas Online

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

SEMARANG – Jawa Tengah tahun ini ditarget bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau computer based test (CBT) di 517 sekolah mulai jenjang SMP sampai SMA. Jumlah ini meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diterapkan 87 sekolah. DPRD meminta agar pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota benar-benar siap untuk menghadapi ujian nasional berbasis komputer tersebut.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Muh Zen Adv mengatakan, Dinas Pendidikan Pemprov Jateng dan kabupaten/kota harus menyiapkan diri. Karena dalam sistem ini infrastruktur pendidikan berupa komputer harus sudah ada. Misalnya untuk 300 siswa harus ada 100 komputer ditambah 15 untuk cadangan. Karena tahun lalu pelaksanaan unas dibagi tiga shift. ”Kementerian Pendidikan tahun ini menarget 517 sekolah di Jateng harus melakukan UNBK. Ini sangat banyak, jadi butuh persiapan matang,” katanya, kemarin.

Berkaca pengalaman tahun lalu pelaksanaan UNBK ini harus mendapat perhatian serius. Waktu yang mepet sedangkan infrastruktur pendidikan yang kurang maksimal justru bisa menjadi penghambat. Sebab, pelaksanaan UNBK hanya tinggal satu bulan, karena Maret mendatang sudah dimulai unas. ”Tahun lalu saja banyak yang mundur karena belum memiliki komputer yang cukup,” ujarnya.

Dalam praktiknya, pelaksanaan unas model baru ini ternyata justru pemborosan anggaran. Karena tidak semua sekolah memiliki komputer yang memadai. Selain itu, pengawas unas juga mengeluh karena harus bekerja mulai pagi sampai sore hari. Sementara untuk biaya pengawasan satu hari tahun lalu hanya Rp 50 ribu. ”Ini bisa terjadi disparitas pendapatan antara pengawas model unas dengan yang lama. Honornya sama, tapi jam pengawasan lebih lama,” tambahnya.

Komisi E DPRD Jawa Tengah bakal memantau kesiapan sekolah untuk menerapkan unas dengan model baru tersebut. Di antaranya di Kendal, Semarang, Demak dan Kudus. Tahun kedua ini diharapkan semua sekolah sudah harus siap untuk melaksanakannya. Meski begitu, ternyata sejumlah siswa justru mengaku mengeluh karena terkadang komputer mati dan error di tengah jalan. ”Kalau sudah error kan harus mengulang dari awal, bisa saja siswa sudah down duluan. Sekolah harus banyak melakukan try out dan latihan unas dengan model baru ini,” tambah anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Rusdiyanto. (fth/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

Random News

Pelantikan Belum Usai, Makanan Ludes

PESTA kuliner yang berisi makanan khas dari 17 kabupaten/kota tersebut justru tidak dinikmati para tamu undangan. Lantaran sudah keburu habis diserbu masyarakat umum dan...

Hakim Akan Panggil Panitia Pilrek Undip

MANYARAN - Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang akan memanggil panitia pemilihan rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang pada sidang pekan depan. Atas...

Simpatisan Golkar Merapat ke Hendi-Ita

SEMARANG- Sejumlah tokoh dan simpatisan Partai Golkar yang menyebut kelompoknya sebagai "Keluarga Kuning" memberikan dukungan kepada pasangan Hendrar Prihadi - Hevearita Gunaryanti (Hendi-Ita). Sikap...

Diklaim Mampu Mengurangi Bahaya Akibat Merokok

Merokok berbahaya bagi kesehatan. Namun penikmatnya tidak juga berkurang. Lima mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) ini mencoba mengenalkan teknologi baru melalui filter rokok alami yang...

More Articles Like This

- Advertisement -