Polres Deteksi Jaringan ISIS dan Gafatar

Data Warga yang Ngontrak dan Indekos

262
PENYULUHAN: Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo bersama Kasat Binmas AKP MK Budiono menyampaikan penyuluhan terkait kewaspadaan aliran radikal ISIS di SMPN 1 Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENYULUHAN: Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo bersama Kasat Binmas AKP MK Budiono menyampaikan penyuluhan terkait kewaspadaan aliran radikal ISIS di SMPN 1 Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENYULUHAN: Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo bersama Kasat Binmas AKP MK Budiono menyampaikan penyuluhan terkait kewaspadaan aliran radikal ISIS di SMPN 1 Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENYULUHAN: Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo bersama Kasat Binmas AKP MK Budiono menyampaikan penyuluhan terkait kewaspadaan aliran radikal ISIS di SMPN 1 Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Polres Demak melakukan pendataan terhadap warga yang tempat tinggalnya ngontrak dan indekos hingga tingkat RT/RW. Pendataan ini diperlukan untuk mengantisipasi sekaligus mendeteksi jaringan ISIS dan Gafatar di wilayah tersebut. Warga juga diminta proaktif untuk melaporkan ke kepolisian terdekat bila ada pendatang yang memiliki gerak-gerik mencurigakan.

Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo menegaskan, pendataan dilakukan supaya lingkungan tetap aman, termasuk dari aksi kriminalitas. Karena itu, semua elemen masyarakat diminta lebih peduli pada lingkungannya sendiri.

“Sampai sekarang wilayah Demak masih steril,”ujar kapolres di sela mengisi pembinaan dan penyuluhan terhadap pelajar se-Demak di Aula SMPN 1 Demak, kemarin.

Dalam kegiatan yang mengusung tema kenakalan remaja dan antisipasi penyebaran faham ISIS dan Gafatar yang digelar Satuan Binmas Polres Demak tersebut diikuti 100 pelajar.