Parkiran RSUD Ambarawa Meluber ke Jalan Raya

534

AMBARAWA-Animo masyarakat untuk berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa semakin tinggi. Sayangnya, RSUD Ambarawa tidak memperluas lahan parkirnya. Sehingga mobil milik pasien dan pengunjung harus diparkir hingga di pinggir jalan raya.

Seperti diketahui, RSUD Ambarawa memang melakukan perluasan kamar untuk pelayanan pasien. Termasuk, menambah fasilitas pelayanan kesehatan, seperti kemoterapi dan hemodialisis. Sayangnya, tempat parkir di RSUD Ambarawa yang berada di lingkungan Bugisan, Kecamatan Ambarawa tersebut sangat terbatas.

“Semestinya SKPD, RSUD, dan konsultan proyek saat akan melakukan pembangunan fasilitas umum memikirkan lahan parkir. Itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan, karena ketika fasilitas layanan ditambah tentu akan banyak pengunjung, otomatis butuh parkir luas,” tutur anggota DPRD Kabupaten Semarang, The Hok Hiong kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (26/1) kemarin.

Menurut The Hok, tidak hanya di RS plat merah saja, di Kabupaten Semarang banyak RS swasta yang tidak punya tempat parkir yang representatif. Masih banyak fasilitas umum yang dibangun tanpa memperhatikan lahan parkir. Padahal lahan parkir sangat penting, karena jika tertata parkirnya, akan memperlancar lalulintas juga keamanannya. Sehingga pelayanan juga akan optimal.

“Sebab ketika banyak pengunjung yang datang dan sulit parkir, mereka pasti akan pergi. Contoh Pasar Kuliner Ambarawa itu parkirnya sempit, akhirnya pengunjung pada pergi karena kehabisan tempat parkir. Di RSUD juga begitu, karena pasien butuh ya terpaksa parkir di sembarang tempat,” katanya.

Menurut The Hok, RSUD Ambarawa sudah semestinya memikirkan masalah lahan parkir. Sebab, seiring dengan penambahan fasilitas pelayanan, jumlah kunjungan akan meningkat. Namun yang menjadi kendala lahan di RSUD Ambarawa terbatas, sebab lahannya sudah habis untuk pembangunan. “Kalau perlu bisa melakukan kerjasama dengan pemilik lahan di sekitar rumah sakit atau bisa membuat basemant untuk parkiran,” tandasnya.