Batik Semarangan Bidik Pasar Ekspor

249
KHAS SEMARANG: salah satu pengrajin mengusung tema Batik Semarangan berwarna hitam putih untuk menarik konsumen. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KHAS SEMARANG: salah satu pengrajin mengusung tema Batik Semarangan berwarna hitam putih untuk menarik konsumen. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KHAS SEMARANG: salah satu pengrajin mengusung tema Batik Semarangan berwarna hitam putih untuk menarik konsumen. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Keunikan batik dari masing-masing daerah diharapkan dapat menjadi andalan dalam menembus pasar ekspor. Selain itu, inovasi dan kualitas produk juga terus didorong guna meningkatkan daya saing.

Batik Semarangan, misalnya. Sejumlah pengrajin kini mulai fokus mengembangkan keunikan dari batik yang bermotif ikon-ikon kota Semarang tersebut. Baik dari segi pewarnaan hingga penyajian ke dalam busana maupun kerajinan lainnya. “Untuk kali ini kami fokus pada batik Semarangan dengan warna hitam putih. Mulai dari daster, gamis, sepatu hingga tas kami padu padankan dua warna tersebut. Karena belum banyak yang buat, jadi tampil berbeda,” ujar Heru, pemilik Batik Pasha disela pembukaan Pameran Batik, Tenun dan Craft di Java Mall, kemarin.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang Nurjanah mengatakan, batik-batik bertema khusus ini diharapkan menjadi primadona baik untuk konsumen dalam maupun luar negeri. “Tiap daerah kita memiliki batik dengan ciri khasnya masing-masing. Nah, keunikan ini yang tidak dimiliki oleh negara-negara di kawasan ASEAN lainnya,” ujar Nurjanah.