TERGANGGU CEDERA: Aghniny Haque, saat tampil di SEA Games 2015 lalu di Singapura. Cedera cukup parah di kedua kakinya membuat prestasinya terhambat dalam satu tahun terakhir ini. (IST)
TERGANGGU CEDERA: Aghniny Haque, saat tampil di SEA Games 2015 lalu di Singapura. Cedera cukup parah di kedua kakinya membuat prestasinya terhambat dalam satu tahun terakhir ini. (IST)
TERGANGGU CEDERA: Aghniny Haque, saat tampil di SEA Games 2015 lalu di Singapura. Cedera cukup parah di kedua kakinya membuat prestasinya terhambat dalam satu tahun terakhir ini. (IST)
TERGANGGU CEDERA: Aghniny Haque, saat tampil di SEA Games 2015 lalu di Singapura. Cedera cukup parah di kedua kakinya membuat prestasinya terhambat dalam satu tahun terakhir ini. (IST)

SEMARANG – Taekwondoin putri andalan Jawa Tengah Aghniny Haque harus mengubur impiannya tampil di Olimpiade Rio de Jeneiro Brasil tahun ini. Cedera lutut ditambah luka ligament yang cukup parah membuat atlet yang akrab disapa Ninin ini tidak bisa melanjutkan perjuangannya mengumpulkan poin dengan mengikuti seri-seri grand prix taekwondo level internasional sebagai syarat tampil di olimpiade.

Padahal sejatinya Ninin punya peluang besar tampil di Olimpiade Brasil. Taekwondoin di kelas -49 kg tersebut semmpat mencapai peringkat 13 dunia. Untuk bisa tampil di olimpiade adalah sepuluh peringkat terbaik dan harus bisa mengumpulkan minimal 100 poin. PB Taekwondo Indonesia (TI) sudah membuat program untuk menurunkan Ninin pada kejuaraan-kejuaraan di luar negeri demi mengatrol peringkat serta poin. Namun pertengahan tahun lalu cedera lutut kaki kanan mendera atlet berusia 18 tahun ini. Bahkan tak lama kemudian, giliran kaki kirinya menderita sobek ligamen.