Asip-Arini Hari Ini Ditetapkan

213
SUJUD SYUKUR : Tim Kampanye Pemenangan Pilkada paslon Bupati dan Wakil Bupati, Asip Kholbihi dan Arini Harimurti, saat melakukan aksi sujud syukur usai MK menolak gugatan paslon nomor satu, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SUJUD SYUKUR : Tim Kampanye Pemenangan Pilkada paslon Bupati dan Wakil Bupati, Asip Kholbihi dan Arini Harimurti, saat melakukan aksi sujud syukur usai MK menolak gugatan paslon nomor satu, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SUJUD SYUKUR : Tim Kampanye Pemenangan Pilkada paslon Bupati dan Wakil Bupati, Asip Kholbihi dan Arini Harimurti, saat melakukan aksi sujud syukur usai MK menolak gugatan paslon nomor satu, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SUJUD SYUKUR : Tim Kampanye Pemenangan Pilkada paslon Bupati dan Wakil Bupati, Asip Kholbihi dan Arini Harimurti, saat melakukan aksi sujud syukur usai MK menolak gugatan paslon nomor satu, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN – Gugatan pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pekalongan Riswadi – Nurbalistik akhirnya ditolak Mahkamah Konstitusi (MK) Senin (25/01) sore. Adapun pokok perkara yang diajukan oleh paslon tersebut adalah perselisihan hasil perolehan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan 2015 yang tercatat dengan Nomor 110/PHP.BUP-XIV/2016.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan, Mudatsir yang menghadiri sidang MK ketika dikonfirmasi mengungkapkan gugatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Riswadi – Nurbalistik ditolak atau tidak diterima oleh MK.

Menurutnya ditolaknya gugatan tersebut karena selisih perolehan suara lebih dari 1 persen, yakni 1,19 persen. Maka MK menolak gugatan paslon nomor satu, sesuai dengan Pasal 158 UU No.8 Tahun 2015, karena selisih suaranya tidak lebih dari 2 persen.