DIMINATI: Aquino Umar pemeran Gita saat melayani foto bareng dengan penggemarnya saat nonton bareng di Citra XXI kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIMINATI: Aquino Umar pemeran Gita saat melayani foto bareng dengan penggemarnya saat nonton bareng di Citra XXI kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIMINATI: Aquino Umar pemeran Gita saat melayani foto bareng dengan penggemarnya saat nonton bareng di Citra XXI kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIMINATI: Aquino Umar pemeran Gita saat melayani foto bareng dengan penggemarnya saat nonton bareng di Citra XXI kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pemutaran perdana, film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) mendapatkan sambutan yang meriah dari masyarakat Kota Semarang terutama para remaja. Meski film yang diproduksi oleh PT Indobroadcast & Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan disutradai oleh Firmansyah ini menggandeng beberapa artis pendatang baru seperti Hamas Syahid, Masaji Wijayanto, Aquino Umar, dan Izzatun Niswah.

Film yang diangkat dari novel dengan judul Ketika Mas Gagah Pergi karya Helvy Tiana Rosa ini menceritakan tentang Mas Gagah (Hamas Syahid) yang mengalami perubahan sikap menjadi religius usai dari ke Ternate.

Perubahan Mas Gagah menjadi religius memang membuat keluarganya dan orang-orang di sekitarnya menjadi lebih baik. Namun perubahan yang tiba-tiba itu disesali oleh Gita (Aquino Umar), adik Mas Gagah. Sehingga banyak proses dan konflik berliku yang harus dihadapi Mas Gagah.