DEMAK- Aksi pencurian dengan pemberatan terjadi di Kantor Pos Karangtengah. Peristiwa itu diduga terjadi pada pukul 23.30 dinihari dan baru diketahui Jumat (22/1) pagi, sekitar pukul 07.00.
Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo melalui Kasubas Humas AKP Zamroni mengatakan, tindak pidana pencurian tersebut diketahui kali pertama oleh pimpinan Kantor Pos Karangtengah, Sarwono, 51, warga Desa Wonosalam RT 6 RW 1nKecamatan Wonosalam.

Ketika itu, ia datang ke kantor tiba-tiba melihat pintu gerbang yang dalam posisi tertutup ternyata tampak terbuka sedikit. Dan, saat mau dibuka, diketahui bahwa kunci dalam pintu kantor keadaannya rusak. Karena curiga, ia langsung mencoba masuk kedalam kantor untuk mengecek kondisi yang ada. Sesampainya di dalam kantor, yang bersangkutan melihat kantor sudah dalam keadaan berantakan.

Kemudian, setelah dicek brankas yang berisi uang tunai Rp 3 juta dan benda berharga senilai Rp 5 juta sudah tidak ada di tempat. “Warga setempat ada yang menginformasikan bahwa sekitar pukul 23.30 mereka melihat ada 3 orang berdiri di depan pintu kantor pos. Yang satu mengenakan baju hitam dan yang dua orang lagi memakai kaos hitam,”jelasnya.

Tak hanya itu. Didepan kantor pos juga telah siap sebuah mobil Avansa warna coklat dengan nopol K 88xxx (tidak terlihat jelas). Kendaraan tersebut dengan cepat membawa brankas ukuran tinggi
100 cm, lebar 80 cm dan berat brankas 500 kilogram. Akibat kejadian tersebut, kantor pos Karangtengah total mengalami kerugian sebesar Rp 25 juta. “Trekait kejadian ini, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan, pelaku masih dalam pengejaran,”katanya. (hib/zal)