Atasi Kemacetan di Pasar Mranggen Secara Sistematis

603
SEMRAWUT: Kondisi depan Pasar Mranggen sebelum dibongkar yang selalu macet karena trotoarnya dipenuhi PKL. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMRAWUT: Kondisi depan Pasar Mranggen sebelum dibongkar yang selalu macet karena trotoarnya dipenuhi PKL. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMRAWUT: Kondisi depan Pasar Mranggen sebelum dibongkar yang selalu macet karena trotoarnya dipenuhi PKL. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMRAWUT: Kondisi depan Pasar Mranggen sebelum dibongkar yang selalu macet karena trotoarnya dipenuhi PKL. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK- Kemacetan arus lalu lintas di jalan raya Mranggen, tepatnya di depan Pasar Mranggen harus bisa diatasi secara sistematis. Pembangunan Pasar Mranggen harus bisa disinkronkan dengan upaya mengatasi kemacetan lalu lintas tersebut.

Demikian disampaikan Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo melalui Kasatlantas Polres Demak, AKP Sonhaji, kemarin. Pihaknya telah menanyakan hal tersebut ke Dinas Perindustrian, Perdagangan dan
Koperasi (Disperindagkop) terkait masalah kemacetan lalu lintas di depan Pasar Mranggen tersebut. “Memang harus ada tim andalalin. Jangan sampai ada macet lagi. Nah, selusi ke depannya adalah pembangunan pasar tersebut harus sinkron dengan penataan tepi jalan pasar tersebut, termasuk dengan pemasangan pagar,”katanya.

Menurutnya, depan Pasar Mranggen jangan lagi dibuat ruang untuk parkir kendaraan. Idealnya, area parkir kendaraan diletakkan di dalam bangunan atau dibuatkan tempat parkir khusus sehingga tidak mengganggu trotoar jalan. Selama ini, kata dia, trotoar jalan Pasar Mranggen justru dimanfaatkan untuk berjualan oleh pedagang kaki lima (PKL). “Kita contohkan Pasar Bontoro mestinya tertutup untuk parkir. Meskipun sudah dibuat pagar dibagian depan, tapi terlalu banyak pintu akses keluar masuk sehingga kalau pas ramai jalanan tetap macet,” katanya.

Karena itu, kata AKP Sonhaji, pemenang tender atau kontraktor yang membangun Pasar Mranggen harus mengkonsultasikan upaya pembangunan tersebut dengan Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Demak maupun Dishub Provinsi Jateng. (hib/zal)