Usulkan Pelantikan di Simpang Lima

224

SEMARANG – Pelantikan kepala daerah hasil pilkada serentak 21 kabupaten/kota se-Jawa Tengah diagendakan akan dipusatkan di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sri Puryono. Rencana tersebut sudah dikonsultasikan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

”Bagi kepala daerah yang terpilih dan tidak bermasalah, bisa segera dilantik. Dalam arti tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK),” ucapnya. Sri mengatakan, izin pelantikan para kepala daerah bisa dilaksanakan secara kolektif. Hal itu dikarenakan konsep kolektif lebih menghemat anggaran. Jika memang pelaksanaan tersebut dikabulkan Mendagri, maka pihaknya mengusulkan digelar seperti Pesta rakyat di Lapangan Simpang Lima. ”Nanti biar dipercepat konsultasinya, sehingga ada jawaban. Kami harap dilantik secepatnya, karena kalau dilantik Juni, itu terlalu lama,” tandasnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah Joko Purnomo menjelaskan, saat ini belum ada kepastian dari Kemendagri mengenai detail pelaksanaan pelantikan. Termasuk waktu dan tempat pelantikan. Hanya saja, dia mendapat bocoran jika pelantikan akan digelar pertengahan Februari mendatang.

Tapi dia tidak cukup yakin, pelantikan bisa dilakukan serentak. Sebab, masih ada empat daerah dengan lima pasangan yang masih melakukan proses hukum terkait gugatan Pilkada di MK. Yaitu pasangan calon kepala daerah Kabupaten Pekalongan Riswadi-Nurbalistik, Kabupaten Pemalang Mukti Agung Wibowo-Afifudin, serta pasangan Agus Fatchur Rahman-Djoko Suprapto di Kabupaten Sragen. Di Pemalang, ada dua pasangan calon yakni Mukti Agung Wibowo-Afifudin, serta Muhammad Arifin-Romi Indiarto.

”Serentak itu kan seharusnya bareng-bareng. Tapi kenyataannya masih ada beberapa daerah yang belum clear. Apakah nanti bisa dilaksanakan serentak dan dipusatkan di Simpang Lima, masing-masing kabupaten/kota, atau justru di Jakarta, sampai sekarang belum ada keputusan,” pungkasnya. (amh/ric/ce1)