PLN Sisir Pelanggan Listrik 900 VA

247

SEMARANG-PT PLN (Pesero) Distribusi Jateng-DIJ melakukan penyisiran pelanggan listrik dengan 900 VA. Pasalnya jumlah pelanggannya tercatat 3 juta pelanggan, namun yang kategori rumah tangga miskin dan rentan miskin dengan daya 900 VA hanya 564.619 pelanggan.

Sedangkan secara nasional berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sekitar 4,1 juta pelanggan. “Senin (18/1) kemarin, kami mulai melakukan pencocokan data dari TNP2K, dengan data pelanggan 900 VA di Jateng-DIJ yang jumlahnya mencapai 3 juta,” kata Manager Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT PLN Jateng-DIJ, Audi Damal, di kantornya Selasa (19/1) kemarin.

Menurut Audi, pencocokan data tersebut ditargetkan selesai pada Maret 2016. Untuk itu, PT PLN Distribusi Jateng-DIJ akan melakukan penambahan tenaga dari kantor distribusi dan cabang-cabang lainnya. Penambahan ini penting, agar proses pencocokan data TNP2K, dengan data yang ada saat ini.

“PT PLN dalam hal ini bertugas melakukan pencocokan data saja. Apakah pelanggan ini termasuk 564.619 rumah tangga miskin dan rentan miskin yang berhak menerima subsidi atau tidak,” tuturnya.

Jika pelanggan dengan daya 900 VA terbukti tidak masuk kategori rumah tangga miskin dan rentan miskin, katanya, masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah. “Ini merupakan penugasan dari Direktorat Jendral Ketenagalistrikan Kementrian ESDM,” tambahnya.

Sedangkan pelanggan dengan daya 450 VA, katanya, sampai saat ini TNP2K masih melakukan pendataan. Jumlahnya yang pasti, juga belum diketahui. “Makanya, pemerintah melakukan pendataan ulang sebagai upaya menerapkan pemberian subsidi listrik tepat sasaran,” katanya.

Ditambahkan, bahwa pemerintah sedang memastikan data pelanggan rumah tangga golongan tarif R1/450 VA dan R1/900 VA adalah rumah tangga yang benar-benar berhak mendapat subsidi sesuai data dari Basis Data Terpadu (BDT). Khusus tahun 2016 ini, perbaikan data diprioritaskan untuk pelanggan dengan daya 900 VA. (tya/ida)