Ali Mansur HD (Miftahul A’la/Jawa Pos Radar Semarang)
Ali Mansur HD (Miftahul A’la/Jawa Pos Radar Semarang)
Ali Mansur HD (Miftahul A’la/Jawa Pos Radar Semarang)
Ali Mansur HD (Miftahul A’la/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Sebanyak 3.642 aset tanah milik Pemprov Jateng diketahui belum bersertifikat. Tingginya jumlah ini menjadi sorotan DPRD Jateng. Dewan mendesak agar pemprov memprioritaskan inventarisasi aset agar tidak ada masalah di kemudian hari.

Sekretaris Komisi A DPRD Jateng, Ali Mansur HD mengatakan, hingga 2014 lalu tercatat aset tanah pemprov sebanyak 9.294 bidang. Dari jumlah itu, 5.652 sudah bersertikat dan sisanya belum. Pada 2015, Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (DPPAD) Jateng hanya berhasil menyertifikatkan 112 bidang tanah aset. ”Saya kira ini harus menjadi prioritas, karena masih banyak aset yang belum bersertifikat. Ini berkaitan dengan pendataan yang belum valid,” katanya saat pertemuan dengan jajaran DPPAD Jateng di ruang rapat Komisi A, kemarin.