Razia, Mempersempit Ruang Gerak Teroris

165
DIGELEDAH : Polisi saat menggeledah sebuah mobil yang melintas di jalan raya Pekalongan. Razia digelar sebagai antisipasi gangguan Kamtibmas. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
DIGELEDAH : Polisi saat menggeledah sebuah mobil yang melintas di jalan raya Pekalongan. Razia digelar sebagai antisipasi gangguan Kamtibmas. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
DIGELEDAH : Polisi saat menggeledah sebuah mobil yang melintas di jalan raya Pekalongan. Razia digelar sebagai antisipasi gangguan Kamtibmas. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
DIGELEDAH : Polisi saat menggeledah sebuah mobil yang melintas di jalan raya Pekalongan. Razia digelar sebagai antisipasi gangguan Kamtibmas. (Hanafi/jawa pos radar semarang)

PEKALONGAN – Guna mempersempit ruang gerak teroris di pantura, Polres Pekalongan Kota meningkatkan razia gangguan Kamtibnas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Marsudi mengatakan, di wilayah hukumnya kini memang sedang meningkatkan razia.

“Sebelum aksi terorisme di Jakarta kemarin kami sudah rutin razia. Namun, setelah aksi razia lebih kami tingkatkan,” ucap Mashudi di sela-sela razia kendaraan pribadi dan barang, Selasa (19/1) sore.

Dijelaskan lebih lanjut, razia yang diterapkan Polres Pekalongan Kota adalah razia Penyakit Masyarakat (Pekat) dan razia kendaraan bermotor (ranmor). Razia pekat bertujuan untuk menyisir rumah-rumah singgah, seperti kost-kost an, hotel melati dan sejenisnya. Dengan tujuan mencari orang-orang yang dicurigai pelaku teror serta pelaku mesum.