Pelaku Hate Speech Dapat Dipidana

216
SOSIALISASI- Analis Bidang Hukum Polda Jateng, AKBP I Nengah Wirta Daryamana saat memberikan materi sosialisasi Surat Edaran Kapolri nomor : SE/06/X/2015 tentang penanganan ucapan kebencian atau hate speech, Selasa (19/1) kemarin di aula Condrowulan Polres Semarang. (ist)
SOSIALISASI- Analis Bidang Hukum Polda Jateng, AKBP I Nengah Wirta Daryamana saat memberikan materi sosialisasi Surat Edaran Kapolri nomor : SE/06/X/2015 tentang penanganan ucapan kebencian atau hate speech, Selasa (19/1) kemarin di aula Condrowulan Polres Semarang. (ist)
SOSIALISASI- Analis Bidang Hukum Polda Jateng, AKBP I Nengah Wirta Daryamana saat memberikan materi sosialisasi Surat Edaran Kapolri nomor : SE/06/X/2015 tentang penanganan ucapan kebencian atau hate speech, Selasa (19/1) kemarin di aula Condrowulan Polres Semarang. (ist)
SOSIALISASI- Analis Bidang Hukum Polda Jateng, AKBP I Nengah Wirta Daryamana saat memberikan materi sosialisasi Surat Edaran Kapolri nomor : SE/06/X/2015 tentang penanganan ucapan kebencian atau hate speech, Selasa (19/1) kemarin di aula Condrowulan Polres Semarang. (ist)

UNGARAN- Anggota Polres Semarang diharuskan memahami tentang hate speech (ucapan kebencian) dan bagaimana menangani permasalahan tersebut. Sebab ujaran kebencian dapat mendorong terjadinya kebencian kolektif, pengucilan, diskriminasi dan kekerasan yang memicu terjadinya konflik.

Hate speech sendiri adalah tindakan komunikasi yang dilakukan oleh suatu individu atau kelompok dalam bentuk provokasi, hasutan, ataupun hinaan kepada individu atau kelompok yang lain dalam hal berbagai aspek seperti ras, warna kulit, etnis, gender, cacat, orientasi seksual,kewarganegaraan, agama, dan lain-lain.

Hate speech juga termasuk sebagai tindak pidana dan sanksinya telah diatur dalam KUHP dan ketentuan pidana lain diluar KUHP. Sehingga polisi tidak perlu ragu dalam menindak pelaku hate speech karena pelaku dapat dikenai sanksi pidana. “Anggota Polri maupun masyarakat tentunya harus paham tentang apa itu hate speech. Selain paham, juga harus tahu bagaimana menangani permasalahan tersebut baik secara preemtive, preventif dan represif atau penegakan hukumnya,” ungkap Analis Bidang Hukum Polda Jateng, AKBP I Nengah Wirta Daryamana yang menjadi pemateri dalam sosialisasi Surat Edaran Kapolri nomor : SE/06/X/2015 tentang penanganan ujaran kebencian atau hate speechyang digelar Selasa (19/1) kemarin di aula Condrowulan Polres Semarang.