Dukung Bonbin Mangkang Jadi Perusda

199
KURANG MAKSIMAL: Kondisi Bonbin Mangkang yang dikelola tidak maksimal menjadikan hewan peliharaannya juga kurus-kurus. Tragisnya lagi, belum bisa maksimal menghasilkan PAD. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KURANG MAKSIMAL: Kondisi Bonbin Mangkang yang dikelola tidak maksimal menjadikan hewan peliharaannya juga kurus-kurus. Tragisnya lagi, belum bisa maksimal menghasilkan PAD. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KURANG MAKSIMAL: Kondisi Bonbin Mangkang yang dikelola tidak maksimal menjadikan hewan peliharaannya juga kurus-kurus. Tragisnya lagi, belum bisa maksimal menghasilkan PAD. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KURANG MAKSIMAL: Kondisi Bonbin Mangkang yang dikelola tidak maksimal menjadikan hewan peliharaannya juga kurus-kurus. Tragisnya lagi, belum bisa maksimal menghasilkan PAD. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menjadikan Taman Margasatwa Semarang atau yang lebih dikenal Kebun Binatang (Bonbin) Mangkang menjadi perusahaan daerah (Perusda) mendapatkan dukungan dari kalangan DPRD Kota Semarang. Harapannya, jika dikelola secara profesional, Bonbin Mangkang semakin berkembang.

Namun, kata Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, dukungan itu akan diberikan jika benar-benar memberi keuntungan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang. Apalagi, pendapatan dari Bonbin Mangkang selama ini belum maksimal.

”Kami akan mengomunikasikan dengan pihak pemerintah dan Dinas Pariwisata untuk mengklarifikasi adanya wacana Bonbin di-Perusda-kan. Jika memang menguntungkan akan kami dukung,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (19/1) kemarin.