Atlet Harus Mampu Jaga Kualitas

137
TAMBAH ILMU: Psikolog Ferdinand Hindiarto saat berbicara di depan para pelatih pelatda dalam Workshop Pembinaan Olahraga Jateng Menuju Prestasi Puncak Melalui Sport Science, kemarin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAMBAH ILMU: Psikolog Ferdinand Hindiarto saat berbicara di depan para pelatih pelatda dalam Workshop Pembinaan Olahraga Jateng Menuju Prestasi Puncak Melalui Sport Science, kemarin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAMBAH ILMU: Psikolog Ferdinand Hindiarto saat berbicara di depan para pelatih pelatda dalam Workshop Pembinaan Olahraga Jateng Menuju Prestasi Puncak Melalui Sport Science, kemarin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAMBAH ILMU: Psikolog Ferdinand Hindiarto saat berbicara di depan para pelatih pelatda dalam Workshop Pembinaan Olahraga Jateng Menuju Prestasi Puncak Melalui Sport Science, kemarin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Atlet Jateng yang tengah menjalani pelatda PON XIX diharapkan mampu menjaga konsistensi kualitasnya. Untuk itu, tiap cabang olahraga disarankan menjalankan program try out dalam kurun waktu Maret hingga Mei.

Hal tersebut disampaikan Kabid Binpres KONI Jateng Taufik Hidayah saat bersama Wakil Ketua Umum KONI Sudarsono menjadi nara sumber dalam Workshop Pembinaan Olahraga Jateng Menuju Prestasi Puncak Melalui Sport Science di Hotel Patra Jasa Semarang, Selasa (19/1). ”Atlet yang lolos ke PON dan menjalani pelatda itu bukan atlet biasa. Mereka telah melalui proses seleksi dan tampil di Pra-PON. Harus ada pengawalan kualitas mereka. Caranya dengan try out,” kata doktor bidang olahraga Unnes tersebut.

Dia menganjurkan agar pelaksanaan try out digelar pada Maret-Mei. Pasalnya, pada Juni-Juli, memasuki bulan Ramadan. Sedangkan Sudarsono menambahkan, bahwa KONI siap memberikan dukungan terhadap kebutuhan atlet dan pelatih. Pihaknya akan melakukan fasilitasi dengan mendanai try out bagi atlet-atlet Jateng, termasuk membentuk tim teknis. ”Jika sebelumnya ada pendampingan cabang, maka selama pelatda ada tim teknis dari KONI yang membantu terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut program pelatihan atlet,” katanya.

Silakan beri komentar.