SARANA: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono mengecek mobil Ambulans untuk diserahkan ke Kodim 0716 Demak, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
SARANA: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono mengecek mobil Ambulans untuk diserahkan ke Kodim 0716 Demak, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
SARANA: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono mengecek mobil Ambulans untuk diserahkan ke Kodim 0716 Demak, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
SARANA: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono mengecek mobil Ambulans untuk diserahkan ke Kodim 0716 Demak, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

DEMAK-Pemkab Demak kemarin menyerahkan bantuan berupa mobil ambulan untuk Kodim 0716 Demak. Kendaraan tersebut diserahkan langsung oleh Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono kepada Dandim 0716 Letkol Inf Nanang T Wibisono di halaman Setda, kemarin.

Singgih Setyono mengatakan, ambulan itu dapat digunakan sebagai kendaraan operasional satuan, serta untuk mendukung dan memperlancar kegiatan dinas sehari-hari. “Hibah 1 unit ambulan ini merupakan wujud dan bentuk dari kemanunggalan TNI dan rakyat. Ini juga untuk mempererat kerjasama dan komunikasi sehingga tercipta hubungan yang semakin harmonis,” katanya.

Senada disampaikan Dandim Nanang. Menurutnya, ambulan itu dapat menjadi sarana peningkatan kesehatan sekaligus mendukung program pemerintah. Kabag Umum Setda Pemkab Demak, Umar Surya mengatakan, mobil ambulan jenis APV tersebut senilai Rp 200 juta. Selain Kodim, sebelumnya bantuan kendaraan juga diberikan pemkab kepada Polres Demak, yakni 10 unit sepeda motor dan 1 unit mobil Strada.

Kendaraan tersebut untuk membantu operasional jajaran Kodim dan Polres Demak. Sementara itu, untuk kepentingan operasional di lingkungan Setda Demak, Bagian Umum juga telah melakukan pengadaan 16 kendaraan. Diantaranya jenis Honda HRV dan jenis Honda Mobilio. Selain untuk kendaraan operasional Sekda dan Asisten, pengadaan mobil baru tersebut juga untuk operasional para kepala bagian (kabag) di lingkungan Setda. Sedangkan, untuk mobil Avanza yang sebelumnya dipakai untuk kabag, telah diserahkan untuk operasional Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diluar lingkungan Setda. “Yang lama masih layak pakai,” katanya. (hib/zal)