MELAUT LAGI : Sejumlah nelayan di dermaga TPI Wonokerto mulai melaut dengan membawa perbekalan, karena cuaca membaik. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MELAUT LAGI : Sejumlah nelayan di dermaga TPI Wonokerto mulai melaut dengan membawa perbekalan, karena cuaca membaik. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MELAUT LAGI : Sejumlah nelayan di dermaga TPI Wonokerto mulai melaut dengan membawa perbekalan, karena cuaca membaik. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MELAUT LAGI : Sejumlah nelayan di dermaga TPI Wonokerto mulai melaut dengan membawa perbekalan, karena cuaca membaik. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Ratusan nelayan tradisional yang menambatkan kapalnya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, sepekan terakhir kembali melaut setelah cuaca di pantai Utara Jawa mulai membaik. Setelah hampir dua bulan lebih para nelayan tidak melaut karena adanya cuaca ekstrim yang menghambat nelayan untuk melaut.

Senin (18/1) terlihat puluhan perahu nelayan dengan tonase 15 Gros Ton hingga 30 Gros Ton mulai mengangkut perbekalan berupa es balok untuk mendinginkan ikan hasil tangkapan serta bekal sembako lainnya untuk berlayar selama sepekan.

Membaiknya harga ikan tongkol, ikan tengiri dan ikan layang, membuat para nelayan semakin bersemangat. Meski biaya perbekalan diperoleh dengan hasil utang, karena para nelayan sebagian besar lama tidak melaut.