Dilantik, Langsung Gas Pol Rem Blong

258
TASYAKURAN: Calon Wakil Wali Kota Semarang terpilih Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan potongan tumpeng kepada anggota Komisi B DPRD Jateng Dede Indra Permana saat Tasyakuran Kemenangan Hendi-Ita, Minggu (17/1) malam. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
TASYAKURAN: Calon Wakil Wali Kota Semarang terpilih Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan potongan tumpeng kepada anggota Komisi B DPRD Jateng Dede Indra Permana saat Tasyakuran Kemenangan Hendi-Ita, Minggu (17/1) malam. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
TASYAKURAN: Calon Wakil Wali Kota Semarang terpilih Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan potongan tumpeng kepada anggota Komisi B DPRD Jateng Dede Indra Permana saat Tasyakuran Kemenangan Hendi-Ita, Minggu (17/1) malam. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
TASYAKURAN: Calon Wakil Wali Kota Semarang terpilih Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan potongan tumpeng kepada anggota Komisi B DPRD Jateng Dede Indra Permana saat Tasyakuran Kemenangan Hendi-Ita, Minggu (17/1) malam. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Calon Wakil Wali Kota Semarang terpilih Hevearita Gunaryanti Rahayu berjanji langsung tancap gas membangun kota ini setelah dilantik nanti. Kini, perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut sedang melakukan penyusunan program berdasarkan potensi yang dimiliki Kota Semarang.

Hal tersebut diungkapkan Mbak Ita pada Tasyakuran atas Terpilihnya Pasangan Hendi-Ita dalam Pilwalkot Semarang, Minggu (17/1) malam. Tasyakuran sederhana tersebut digelar di kediaman Ita, Jalan Bukit Duta, Bukitsari, Semarang. ”Pokoknya begitu dilantik, langsung gas pol, rem blong untuk pembangunan Semarang,” ujar Ita.

Menurut Ita, dirinya dan calon Wali Kota Semarang terpilih Hendrar Prihadi tidak mau berleha-leha menunggu pelantikan. Saat ini keduanya tengah menyusun program-program yang prorakyat. Terlebih Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat Rakernas PDIP di Jakarta lalu telah memberikan pesan khusus kepada calon kepala daerah yang diusung. Mega berpesan pasangan kepala daerah wajib mewujudkan kesejahteraan masyarakat. ”Pesan Bu Mega itu harga mati. Sebab jika tidak dilaksanakan, mandat sebagai kepala daerah bisa dicabut,” tandasnya.