(DOKUMEN PRIBADI)
(DOKUMEN PRIBADI)
(DOKUMEN PRIBADI)
(DOKUMEN PRIBADI)

MENYANDANG status mahasiswi bukan berarti harus malu melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan kaum Adam. Setidaknya itu yang dijalani Tanti Jayanti saat ini. Mahasiswi jurusan Hubungan Masyarakat (Humas) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Diponegoro (Undip) ini di sela kuliah, ternyata nyambi menjadi tukang ojek. Pekerjaan itu dilakukan selain untuk melatih hidup mandiri, juga untuk menambah uang saku.

”Saya biasanya mendapat telepon, SMS atau BBM (BlackBerry Messenger) dari teman-teman yang akan menggunakan jasa ojek. Mereka biasanya minta dianterin ke stasiun atau terminal saat akan pulang kampung. Pakai ojek lebih praktis, karena langsung saya jemput ke rumah kosnya,” ujar Tanti kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Tanti mengaku, penghasilannya dari jasa ojek lumayan untuk menambah uang jajan. Apalagi dirinya adalah anak kos. Paling tidak, ini bisa meringankan beban kedua orang tuanya yang tinggal di Sukoharjo.