Putri Anggota KPU Diculik

Diduga Bergabung dengan Gafatar

186
PULANGLAH NAK: Abdul Kholiq dan Nurul menunjukkan foto Faradina Ilma yang diduga bergabung dengan Gafatar. (JPNN)
PULANGLAH NAK: Abdul Kholiq dan Nurul menunjukkan foto Faradina Ilma yang diduga bergabung dengan Gafatar. (JPNN)
PULANGLAH NAK: Abdul Kholiq dan Nurul menunjukkan foto Faradina Ilma yang diduga bergabung dengan Gafatar.  (JPNN)
PULANGLAH NAK: Abdul Kholiq dan Nurul menunjukkan foto Faradina Ilma yang diduga bergabung dengan Gafatar. (JPNN)

SEMARANG-Putri anggota KPU Kota Semarang Divisi Sosialisasi, Abdul Kholiq, hilang diculik dan diduga ikut organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Korban diketahui bernama Faradina Ilma, 25, yang saat ini tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Jatim. Alumnus S2 Fakultas Planologi Universitas Diponegoro (Undip) tersebut hilang kontak sejak 21 November 2015 lalu.

Saat ditemui JPNN di rumahnya Jalan Tugurejo Gang 12, Kecamatan Tugu Semarang, Abdul Kholiq menceritakan, sejak 21 November 2015, dirinya sudah tidak bisa menghubungi Fara –sapaan akrab Faradina Ilma–yang kos di Kebonsari Manunggal, Jambangan, Surabaya.

“Kami kontak ponselnya tidak aktif sejak 21 November 2015. Kemudian saya WA (Whatsapp) lagi pada 23 November 2015 juga tidak ada jawaban. Kemudian saya menghubungi Nunuk, teman kos anak saya, dia malah menangis,” ceritanya didampingi Nurul, sang istri.