PT KAI Perketat Keamanan Stasiun

212
ANTISIPASI TERORIS: Para calon penumpang kereta api dilakukan pemeriksaan petugas bersenjata lengkap dan alat metal detector saat masuk Stasiun Tawang Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTISIPASI TERORIS: Para calon penumpang kereta api dilakukan pemeriksaan petugas bersenjata lengkap dan alat metal detector saat masuk Stasiun Tawang Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTISIPASI TERORIS: Para calon penumpang kereta api dilakukan pemeriksaan petugas bersenjata lengkap dan alat metal detector saat masuk Stasiun Tawang Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTISIPASI TERORIS: Para calon penumpang kereta api dilakukan pemeriksaan petugas bersenjata lengkap dan alat metal detector saat masuk Stasiun Tawang Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pascateror bom yang terjadi di Sarinah, Jalan MH Thamrin Jakarta, yang menewaskan 7 orang serta puluhan warga dan anggota polisi luka-luka, PT KAI Daop 4 Semarang dibantu aparat kepolisian memperketat keamanan di semua stasiun yang ada di wilayah kerjanya. Saat akan masuk ruang peron, semua pengunjung diperiksa petugas, termasuk tas dan barang bawaannya menggunakan alat metal detector.

”Peningkatan keamanan ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak dan meminimalisasi terjadinya teror bom di stasiun,” kata Executive Vice President (EVP) PT KAI Daop 4 Semarang, Windar Prihadi Adji kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (15/1) petang di Stasiun Tawang Semarang.

Pengamanan objek vital seperti stasiun, kata dia, memang ditingkatkan. Petugas dengan sejata lengkap terlihat berjaga di pintu masuk stasiun. Menurut dia, antisipasi dan peningkatan pelayanan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu pascateror bom di Paris Perancis. Pengamanan semakin ditingkatkan saat Jakarta diserang teroris Kamis (14/1) lalu. ”Pengamanan dilakukan zonanisasi, sehingga tidak terlihat mencolok. Soalnya, kalau terlalu berlebihan nanti calon penumpang malah merasa tidak aman,” ujarnya.