Anggaran Pilkada Minus Rp 2,5 M

Maret, Tahapan Pilkada Dimulai

162

SALATIGA- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga, Putnawati, Jumat (15/1) siang mendatangi kantor DPRD Salatiga untuk menemui Ketua DPRD setempat. Kedatangannya guna berkoordinasi soal anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017. Karena dana yang sudah dianggarkan sebelumnya mengalami kekurangan Rp 2,5 miliar.

“Kedatangan kami ke dewan untuk berkoordinasi dengan ketua dewan terkait proses dinamika politik, salah satunya, anggaran Pilkada Salatiga 2017. Kami juga sudah berkoordinasi dengan TPAD (Tim Penyusunan Anggaran Daerah) dan dijanjikan anggaran akan ditambah pada perubahan anggaran 2016,” jelas Putnawati kepada wartawan di Kantor DPRD Salatiga.

Putnawati menambahkan, dana yang telah ditetapkan dalam APBD 2016 di KPU terkait biaya penyelenggaraan tahapan Pilwalkot Salatiga 2017 sebesar Rp 5 miliar. Dana sebesar itu dinilai Putnawati masih kurang untuk menyelenggarakan Pilkada Salatiga.

Dikatakan dia, pada Senin (18/1) mendatang, KPU Salatiga kembali bertemu dengan Komisi A DPRD untuk memberikan beberapa item kebutuhan yang belum terakomodasi di anggaran awal. “Kekurangannya Rp 2,5 miliar, untuk itemnya akan kami paparkan di hadapan Komisi A dan Ketua DPRD Salatiga, Senin (18/1) mendatang,” katanya.

Dikatakan dia, KPU Salatiga sudah berusaha untuk efisiensi anggaran, termasuk honorarium juga dikurangi, kemudian sosialisasi dan bahan alat peraga juga sudah dikurangi.

Saat ditanya hasil dari pertemuan dengan Ketua DPRD Salatiga, Teddy Sulistio, Putnawati optimistis DPRD akan menyetujui tambahan anngaran Pilkada 2017. “Dari pertemuan tadi (dengan Ketua DPRD), ada sinyal dewan setuju penambahan anggaran untuk KPU,” ujarnya.

Putnawati menjelaskan, tahapan Pilkada Salatiga akan dimulai Maret 2016 mendatang. Diawali dengan sosialisasi Pilkada Salatiga 2017.

Ketua DPRD Salatiga, Teddy Sulistio, mengatakan, KPU Salatiga diberi kesempatan untuk mengajukan kembali usulan anggaran Pilkada ke dewan dan anggaran itu akan dirasionalisasi dan dicermati untuk jumlah Pilkada. Dan jika diperhitungkan, akan dilakukan perubahan.