SALATIGA-Warga Perumahan Domas RT 03 RW 10, Kelurahan Salatiga mengeluhkan pelayanan PDAM setempat. Pasalnya, sejak sebulan terakhir, air ledeng warga tidak mengalir. Kalau pun mengalir, hanya terbatas beberapa jam saja, itu pun waktunya malam hari.

“Sudah satu bulan ini distribusi air PDAM ke RT 03 RW 10 payah. Bahkan sudah sepekan ini tidak mengalir, ngalir ngithir ( kecil) di atas jam sebelas malam di saat warga mau istirahat. Itu pun air tidak kuat naik ke tandon, terpaksa warga ngangsu,” keluh Yatno, 40, warga Domas, Selasa (12/1) kemarin.

Dikatakan dia, sudah beberapa tahun ini, pasokan air bersih di perumahan tersebut memang tidak maksimal, namun warga memakluminya. Karena biasanya digilir, pagi mati, menjelang siang mengalir.”Kami memaklumi jika digilir, karena air terbatas, pelanggan banyak, namun ya harus pasti. Karena sudah sepekan ini sama sekali tidak mengalir,” katanya.

Hal senada dikatakan Amir. Dia terpaksa ngangsu ke warga yang punya sumur untuk mencukupi kebutuhan air bersih. Bahkan banyak warga di RT 03 RW 10 yang terpaksa ngungsi untuk sekadar mandi di rumah orang tua atau kerabatnya.

Tidak hanya Amir saja, sejumlah warga di RT 03 RW 10, bila pagi sudah berduyun-duyun ngangsu ke sumur milik warga. Mereka mencari air untuk bekal selama pagi dan siang. “Malam hari, air hasil ngangsu sudah habis, kita mengandalkan air PDAM, ternyata dalam beberapa hari ini sama sekali tidak mengalir,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Teknik PDAM Salatiga Ir Ponidjo mengatakan, macetnya pasokan air ke perumahan sedang dicari. Pihaknya sudah berusaha dengan menggali pipa-pipa besar menuju ke Perum Domas. Namun belum membuahkan hasil. Ponidjo menjanjikan akan membuat terobosan dengan memasang jaringan baru dari daerah kampung Domas. (jpnn/aro)