Pendamping Desa Diminta Memperbanyak Referensi

236

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pendamping desa segera melaksanakan program yang telah ditetapkan untuk pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa di wilayah masing-masing.

Hal itu dikatakan Ganjar pada Pembekalan Pendamping Desa di kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades) Jateng, belum lama ini. ”Ayo trek-trekan dengan gubernur. Apalagi sekarang sudah mendapat stempel pendamping profesional dalam rangka pelaksanaan UU Desa,” ujarnya.

Dia menyebutkan, tugas utama pendamping desa yaitu menguasai regulasi dan memperbanyak referensi dari berbagai sumber, salah satunya dari internet. Tugas lain yang tidak kalah penting yaitu mengadakan musyawarah desa dengan melibatkan semua unsur masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, serta partai politik. ”Selain itu, membuat laporan rutin tengah semester mengenai pencapaian dan kemajuan program, serta transparansi dalam penggunaan dana desa,” ujarnya.

Karenanya, setiap desa wajib menempelkan daftar jumlah anggaran, nama kegiatan atau program, dan penggunaan dana desa di papan informasi supaya masyarakat mengetahui pengelolaan dan penggunaan dana dari pemerintah tersebut. ”Tidak usah malu mencontoh desa yang penerapan informasi desanya sudah bagus,” imbuhnya.

Terkait penanggulangan kemiskinan di Jateng, gubernur meminta pendamping desa melakukan verifikasi data kemiskinan di tingkat desa, lengkap dengan nama, alamat, dan tingkat kemiskinan.

Dalam kesempatan tersebut, ganjar juga mengajak 726 pendamping desa menggali dan mengembangkan beragam potensi masing-masing desa. Hal itu sesuai dengan program Pemprov Jateng tentang desa mandiri yang mendorong desa mampu mencukupi seoptimal mungkin kebutuhan ekonomi dan energi dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapermades Jateng Ema Rachmawati menjelaskan, salah satu implementasi UU Desa yang sangat penting yakni penerimaan dana desa di 7.809 desa yang tersebar di Jateng.