Atletik Pelatda di Tiga Kota

201
PERTAJAM CATATAN WAKTU: Hadi Nur Iksan, salah satu atlet Atletik Jateng di nomor lari jarak menengah, akan menjalani pelatda di Salatiga. (IST)
PERTAJAM CATATAN WAKTU: Hadi Nur Iksan, salah satu atlet Atletik Jateng di nomor lari jarak menengah, akan menjalani pelatda di Salatiga. (IST)
PERTAJAM CATATAN WAKTU: Hadi Nur Iksan, salah satu atlet Atletik Jateng di nomor lari jarak menengah, akan menjalani pelatda di Salatiga. (IST)
PERTAJAM CATATAN WAKTU: Hadi Nur Iksan, salah satu atlet Atletik Jateng di nomor lari jarak menengah, akan menjalani pelatda di Salatiga. (IST)

SEMARANG – Pengprov PASI Jateng menggulirkan pelatda atletik PON di tiga kota yaitu Semarang, Salatiga dan Cepu. Untuk Semarang difokuskan untuk nomor-nomor teknik dan sprint, sedangkan Salatiga untuk jarak menengah dan marathon serta Cepu khusus marathon.

Ketua Harian Pengprov PASI Rumini menjelaskan, pembukaan pelatda sudah diresmikan oleh Ketua Pengprov Supi’i pada Sabtu (9/1) lalu di Griya Patemon, Gunungpati. ”Pelatda atletik sudah dimulai 11 Januari ini. Sebenarnya ingin dipusatkan di Semarang, tapi karena situasional, seperti pekerjaan atlet dan kondisi medan membuat pelatda dibagi menjadi tiga kota. Nomor tolak, lempar, lompat ada di Semarang, sedangkan lari jarak menengah di Salatiga. Tapi tiap dua minggu sekali berlatih ,” kata Rumini.

Menurut Rumini, atletik memanggil 29 atlet dan 12 pelatih untuk pelatda ini. Ke-29 atlet tersebut adalah mereka yang dinyatakan lolos pada babak kualifikasi PON. Diantara mereka yang di pelatda, masih terdapat muka-muka lama seperti Erni Ulatningsih, Noce Matital, Ari Swandana (marathon), Dwi Ratnawati (lempar cakram) dan Kresna Wahyu (tolak peluru).