SIAP MUSWIL: Dewan Pembina DPW Pekat Indonesia Bersatu Jateng, Sigit Ibnugroho (kedua dari kiri) dan Ketua DPW Pekat Jateng, Arif Bayu Waskito (ketiga dari kiri) saat jumpa pers kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP MUSWIL: Dewan Pembina DPW Pekat Indonesia Bersatu Jateng, Sigit Ibnugroho (kedua dari kiri) dan Ketua DPW Pekat Jateng, Arif Bayu Waskito (ketiga dari kiri) saat jumpa pers kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP MUSWIL: Dewan Pembina DPW Pekat Indonesia Bersatu Jateng, Sigit Ibnugroho (kedua dari kiri) dan Ketua DPW Pekat Jateng, Arif Bayu Waskito (ketiga dari kiri) saat jumpa pers kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP MUSWIL: Dewan Pembina DPW Pekat Indonesia Bersatu Jateng, Sigit Ibnugroho (kedua dari kiri) dan Ketua DPW Pekat Jateng, Arif Bayu Waskito (ketiga dari kiri) saat jumpa pers kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sempat vakum sekitar dua tahun, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) Indonesia Bersatu Jawa Tengah akan menggelar musyawarah wilayah (Muswil) di Hotel Patrajasa pada 15-16 Januari mendatang. Muswil yang dilakukan kali kedua ini memiliki agenda pengukuhan kepengurusan, ramah tamah dan memutar film dokumenter tentang bahaya narkoba dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri dan institusi terkait lainnya.

Ketua Dewan Pembina DPW Pekat Indonesia Bersatu Jawa Tengah, Sigit Ibnugroho, mengatakan, Muswil tersebut merupakan yang kedua untuk DPW Jateng selama terbentuk sejak 2007 silam, yang sempat mengalami kevakuman di 2012. ”Guna menjalankan roda organisasi, Muswil akan diselenggarakan untuk menyusun kepengurusan di tingkat Jateng dan 35 kabupaten/kota lainnya,” ujarnya di Kantor DPW Pekat, kemarin.

Menurutnya, secara nasional Ormas Pekat yang telah lebih dari tujuh tahun terbentuk ini telah memiliki verifikasi Lemhanas. Dengan bekerja sama dengan Polri, ormas ini berkomitmen menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan ikut dalam memerangi narkoba ataupun gerakan radikal lainnya. ”Narkoba kini pun telah menjadi teror dan mulai menyerang generasi muda, dengan adanya Muswil, semua kegiatan yang merusak moral bangsa akan kita perangi,” jelasnya.