Surat Pemanggilan Dua Artis Salah Alamat

173

KRAPYAK – Dua artis dangdut ibu kota Camelia Malik dan Evie Tamala yang sudah pernah memberi keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik Mabes Polri dipastikan tidak akan dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejari Semarang atas perkara dugaan pencemaran nama baik Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon yang menyeret terdakwa Koordinator Divisi Bidang Korupsi, Politik dan Anggaran pada Komite Penyidikan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah, Ronny Maryanto di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Hal itu disampaikan, JPU Zahri Aeniwati dan Betania, menurut kedua jaksa tersebut bukti dan keterangan saksi yang sudah dihadirkan telah cukup membuktikan dakwaan terhadap Ronny. ”Tidak semua saksi kami hadirkan, kami memilah mana yang penting dan mendukung dakwaan kami. Jadi, saksi yang sudah kami hadirkan dirasa cukup dan kami tidak akan menambah saksi fakta lagi,” kata jaksa yang akrab disapa Aeni tersebut kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (8/1) kemarin.

Kedua jaksa tersebut juga mengaku kesulitan mendatangkan 2 saksi artis dangdut tersebut, lantaran surat yang dikirim tidak jelas alamatnya. ”Surat yang telah dikirim kembali dengan pemberitahuan salah alamat, bahkan keduanya absen dalam sidang sebelumnya tanpa memberi kabar keterangan,” imbuh Betania usai sidang.

Di persidangan majelis hakim yang dipimpin Ahmad Dimyati juga sempat meminta alasan JPU tidak menghadirkan saksi-saksi fakta itu. Apalagi menurut keterangan penasihat hukum terdakwa, saksi-saksi itu memiliki peran penting. ”Ya tidak apa-apa jika memang tidak perlu dihadirkan, tapi kami harus menanyakan apa alasannya,” kata hakim Ahmad.

Kuasa hukum terdakwa, Dwi Saputro meminta JPU tetap menghadirkan saksi-saksi tersebut ke persidangan. Alasannya, saksi-saksi yang tidak hadir itu adalah saksi fakta yang keterangannya sangat penting didengar untuk memperjelas kasus ini. ”Saya lihat ada 10 saksi yang masih belum diperiksa termasuk dua artis dangdut itu. Mereka semua saksi fakta yang memiliki peran penting untuk membuat perkara ini terang,” kata Dwi.