Selalu Sapa Tuhan

157
Kusuma Astuti (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kusuma Astuti (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kusuma Astuti (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kusuma Astuti (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MENYAPA Tuhan tak sekadar ketika beribadah saja. Bagi Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (BP3AK) Kusuma Astuti, Sang Pencipta selalu disebut saat memulai dan setelah menyelesaikan suatu aktivitas.

”Terutama ketika mau berangkat ke kantor, dan setelah duduk di meja kerja. Selalu berdoa agar diberi kelancaran dalam mengemban tugas,” ujarnya. Kusuma sengaja membiasakan itu supaya hatinya tetap cool meski menghadapi beban kerja yang berat sekali pun. Menyapa Tuhan boleh jadi jurus pamungkasnya untuk mengusir stres yang setiap saat bisa melanda pikirannya.

Selain itu, sebagai manajemen stres, pemilik moto hidup selalu bekerja keras, disiplin, dan bersyukur ini juga berusaha membuat orang lain bahagia. Jadi jangan heran jika Kusuma kerap merasa kurang enak hati jika orang lain yang tengah bersinggungan dengannya tampak cemberut. ”Kalau pas ada masalah, saya selalu flashback. Menelusuri bagian mana yang salah. Evaluasi itu saya lakukan tiap malam. Agar besok saya bisa lebih baik dari hari ini,” tegas wanita kelahiran Boyolali ini.

Meski begitu, Kusuma sadar, memikirkan hal-hal berat bisa merusak kesehatan. Karena itu, selain memasrahkan masalah kepada Sang Pencipta, penghobi badminton dan voli ini getol mengonsumsi makanan sarat gizi. Memperbanyak konsumsi buah dan sayur. ”Kebetulan, saya juga aktif di banyak organisasi perempuan. Jadi harus pintar-pintar jaga kondisi,” pungkasnya. (amh/ric/ce1)