Balapan Khataman Quran

224

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum yth Bapak DR KH Ahmad Izzuddin, M Ag di Jawa Pos Radar Semarang. Di desa saya, biasanya setiap sebulan sekali mengadakan khataman Alquran seharian penuh, Alhamdulillah kegiatan ini bisa berjalan di daerah saya. Namun yang saya janggalkan adalah ketika si pembacanya membaca sangat cepat, sehingga tajwidnya hilang. Bagaimana pak kiai? Mohon jawaban dan penjelasannya. Terima kasih. Wassalamu’alaikum Warahmatullah.
Siti Baroroh, 082324464635 di Ngaliyan Semarang

Jawaban:
Wa’alaikumussalam Warahmatullah Saudari Siti Baroroh di Ngaliyan Semarang. Saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan keagamaan yang terdapat di sekitar saudari. Semoga kegiatan tersebut dapat berjalan istiqamah dan memotivasi daerah lain yang belum melaksanakan untuk mengikuti jejak kebaikan di lingkungan Saudari Siti Baroroh. Nabi bersabda, ”Barangsiapa yang menunjukan kebaikan, maka ia akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya” (HR. Muslim).

Dalam kegiatan khotmil quran, tentunya memang banyak manfaat yang ada. Di samping ada nilai ibadah, baik bagi pembaca ataupun pendengar, juga terdapat nilai syiar agama Islam. Nabi bersabda, ”Barangsiapa yang menyeru kepada petunjuk, baginya pahala sebagaimana pahala orang yang mengikutinya, tidak berkurang pahala mereka sedikitpu n” (HR. Muslim).

Menanggapi pertanyaan di atas, maka saya sampaikan bahwa jika dalam khataman Alquran tersebut terdapat kesalahan (al-Lahn) yang sampai ada perubahan makna, atau karena saking cepatnya sehingga terdapat bacaan yang samar, maka hukumnya adalah haram. Dan bagi pendengar yang menyimak prosesi khataman Alquran, maka terdapat kewajiban mengingatkan bila kesalahan yang terjadi dapat merusak lafaz atau makna. Seyogianya, membaca Alquran meskipun dalam keadaan khotmil quran secara non-stop, maka akan lebih baik agar tidak meninggalkan tartil, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat agar subtansi diadakannya khataman Alquran dapat didapatkan bagi yang berhajat mengadakannya.

Demikian jawaban dan penjelasan dari saya, wallahu a’lam bisshowab. Semoga ada manfaatnya dan barokah. Amin. (*/ric/ce1)