Kejari Sudah Sita Mobil dan Motor

Kasus Korupsi KONI Kota Pekalongan

321
LANJUTKAN KASUS KONI : Kajari Kota Pekalongan yang baru, Mahatma Sentanu, saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Kota Pekalongan, Rabu (6/1) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LANJUTKAN KASUS KONI : Kajari Kota Pekalongan yang baru, Mahatma Sentanu, saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Kota Pekalongan, Rabu (6/1) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LANJUTKAN KASUS KONI : Kajari Kota Pekalongan yang baru, Mahatma Sentanu, saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Kota Pekalongan, Rabu (6/1) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LANJUTKAN KASUS KONI : Kajari Kota Pekalongan yang baru, Mahatma Sentanu, saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Kota Pekalongan, Rabu (6/1) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Meski Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Pekalongan berganti, Kejari Kota Pekalongan masih terus melanjutkan kasus korupsi di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekalongan. Bahkan, saat ini prosesnya sudah sampai tahap penyidikan dan sudah melakukan penyitaan barang bukti berupa satu unit mobil jenis mikrobus Isuzu Plat G 1001 A dan satu sepeda motor beserta dokumennya.

Hal tersebut ditegaskan Kajari Kota Pekalongan yang baru Mahatma Sentanu, pengganti Pindo Kartikani. “Sejak menerima tapuk pimpinan ini, efektif bekerja dan berdinas di Pekalongan, baru Senin (4/1) kemarin. Langkah pertama, saya langsung mengevaluasi semua bidang dan kepala seksi (kasi),” kata Mahatma didampingi Kasi Intelijen Budi Santoso dan Jaksa Fungsional RR Ayu P, Rabu (6/1) kemarin.

Perhatian utamanya, kata Mahatma, adalah perkara-perkara korupsi yang saat ini sedang ditangani Kejari Kota Pekalongan. Antara lain perkara penanganan proyek rob pantai dan korupsi di KONI. “Namun kasus proyek penangan rob pantai, sudah diambil alih Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng. Karena melibatkan dua wilayah, yakni Kota dan Kabupaten Pekalongan,” tandasnya.