Harga Sembako Melonjak

225

KENDAL—Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kendal terus merangkak naik. Kenaikan hampir merata disemua jenis sembako. Diduga kenaikan lantaran permintaan pasar yang tinggi memasuki musim penghujan ini.

Kenaikan tinggi salah satunya pada jenis bumbu masak, bawang merah naik hingga Rp 8 ribu per kilogram. Yakni dari harga Rp 20 ribu naik menjadi Rp 28 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih, yang sebelumnya Rp 23 ribu menjadi Rp 26 ribu per kilogram.

Kenikan juga terjadi pada komoditas telor ayam. Dari Rp 18 ribu menjadi Rp 26 ribu per kilogram. Begitu juga semua jenis cabai mengalami kenaikan. Diantaranya, cabai merah menjadi Rp 36 ribu dari harga semula Rp 20 ribu per kilogram. Cabai rawit hijau Rp 7 ribu menjadi Rp 15 ribu per kilogram. Dan, cabai rawit galak dari Rp 14 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram.

Arifin, seorang pedagang sembako di Pasar Kendal mengatakan bahwa kenaikan harga sembako sudah terjadi dua pekan lalu. “Kenaikan harga sembako memang tidak sekaligus, tapi hampir tiap hari terus naik sejak sebelum tahun baru,” katanya, Rabu (6/1).

Diperkirakan, kenaikan harga sembako dipicu meningkatnya permintaan dan peralihan musim. Kenaikan harga ini, menurutnya, masih akan terus terjadi hingga beberapa hari ke depan. “Harga bawang memang naik tajam. Hal itu karena permintaan banyak, tapi stok sedikit,” ucap dia.

Sementara, Siti Sundari, 36, pembeli di Pasar Kendal mengaku kenaikan harga sembako di pasar memang naik-turun. Biasanya disebabkan oleh musim, dan hari-hari tertentu seperti momen tahun baru dimana memang permintaan pasar terhadap sembako naik.“Memang kalau pergantian musim dan ada hari-hari tertentu seperti Hari Raya, Natal, tahun baru dan sebagainya harga sembako naik. Warga berharap pemerintah dapat turun tangan supaya kenaikan harga tetap tidak meresahkan warga,” keluhnya. (bud/zal)