SILATURAHMI: Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie menyerahkan buku Ketetapan dan Hasil Muktamar VIII PPP kepada GM Jawa Pos Radar Semarang Ismu Puruhito saat kunjungan ke kantor redaksi, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
SILATURAHMI: Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie menyerahkan buku Ketetapan dan Hasil Muktamar VIII PPP kepada GM Jawa Pos Radar Semarang Ismu Puruhito saat kunjungan ke kantor redaksi, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
SILATURAHMI: Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie menyerahkan buku Ketetapan dan Hasil Muktamar VIII PPP kepada GM Jawa Pos Radar Semarang Ismu Puruhito saat kunjungan ke kantor redaksi, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
SILATURAHMI: Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie menyerahkan buku Ketetapan dan Hasil Muktamar VIII PPP kepada GM Jawa Pos Radar Semarang Ismu Puruhito saat kunjungan ke kantor redaksi, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah versi pimpinan M. Romahurmuziy mengusulkan adanya Muktamar baru guna mengakhiri konflik partai yang berkepanjangan. Bahkan Jawa Tengah menyatakan siap menjadi tuan rumah Muktamar PPP yang diikuti kubu M. Romahurmuziy maupun Djan Faridz.

Ketua DPW PPP Jateng versi Romi, Masruhan Samsurie mengusulkan Muktamar baru bisa diselenggarakan pimpinan PPP hasil Muktamar Bandung yang menetapkan Ketua Umum Suryadharma Ali (SDA) dan Sekretaris M. Romahurmuziy. Namun karena SDA sedang terbelit masalah hukum dan Romi ikut dalam salah satu kubu, dia meminta pelaksanaan Muktamar dipimpin 3 Wakil Ketua. ”Beliau adalah Lukman Hakim Syaifudin, Suharso Monoarfa, dan Emron Pangkapi,” ujar Masruhan saat berkunjung ke kantor Redaksi Jawa Pos Radar Semarang di Jalan Veteran 55 Semarang, Senin (4/1).

Ikut dalam rombongan DPW PPP Jateng, Sekretaris Abdul Syukur, Bendahara Muhammad Ngainiricadl, Wakil Ketua Abdul Aziz, Wakil Sekretaris Joko Nurhadi dan Fajar Kristianto, serta Ketua DPD PPP Kota Semarang Tafrikan Marzuki. Mereka diterima General Manager Jawa Pos Radar Semarang Ismu Puruhito, Pemred Arif Riyanto, Korlip Ida Nor Layla, dan Redaktur Ricky Fitriyanto.

Masruhan meminta para senior ikut mendorong digelarnya Muktamar baru. Terlebih ulama karismatik PPP, KH Maemun Zubair juga sudah menyarankan agar kedua kubu islah. Bahkan dia menyatakan kesiapan Jateng menjadi tuan rumah Muktamar. ”Pertimbangannya Jateng menjadi salah satu basis PPP dan ada figur yang sangat dihormati, yaitu KH Maemun Zubair,” tandasnya.

Sekretaris DPW PPP Jateng Abdul Syukur juga berharap para sesepuh mendorong digelarnya Muktamar agar partai berlambang Kakbah itu bisa bersatu lagi. ”Mari menurunkan ego masing-masing untuk mempersatukan PPP kembali. Jateng ini dipandang Mbah Maemun bisa menjadi pemersatu,” ujarnya.

Kunjungan kemarin juga untuk menyosialisasikan Harlah ke-43 PPP yang jatuh pada hari ini. Harlah yang mengusung tema ”Dengan Akhlakul Karimah Menuju Revolusi Mental” diisi dengan kunjungan ke berbagai media dan ziarah ke makam KH Thoefur, mantan Ketua DPW PPP Jateng. (ric/ce1)