Habis Tahun Baru, Sampah Menumpuk

160

UNGARAN- Pesta pergantian tahun 2016 di Kabupaten Semarang sangat meriah. Di sejumlah tempat terutama hotel, tempat hiburan dan perkampungan penuh dengan suka cita kemeriahan pergantian tahun.Selain hiburan musik, ribuan warga juga disuguhi dengan pertunjukan pesta kembang api.

Sayangnya, pasca perayaan malam tahun baru, Alun-alun Bung Karno yang menjadi pusat kegiatan masyarakat dan lokasi andalan warga Bumi Serasi terlihat kumuh. Sampah menumpuk dan berserakan di alun-alun tersebut. Tidak hanya sampah, genangan air juga terlihat di sana-sini.

“Seharusnya sampah-sampah itu segera dibersihkan. Kalau seperti ini jelas merusak pemandangan,” tutur Abdullah, 40, warga Leyangan, Ungaran Timur.

Pemkab Semarang sendiri menggelar perayaan pergantian tahun di dua lokasi, yakni Alun-alun Bung Karno, Ungaran dan di Lapangan Klero, Kecamatan Tengaran. Perayaan tahun baru di Tengaran memang baru kali pertama digelar oleh Pemkab Semarang.

Pesta tahun baru di Tengaran terbilang unik. Sebab, di saat sejumlah lokasi menampilkan pentas musik modern, di wilayah paling ujung sebelah selatan Kabupaten Semarang itu justru menggelar kesenian tradisional, seperti drumblek, reog, dan campursari. Pj Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko beserta rombongan dari Pemkab Semarang juga turut hadir.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menghibur masyarakat dan dapat mempererat hubungan kekeluargaan antara pemerintah bersama warga setempat. Selain itu, juga sebagai upaya melestarikan kesenian daerah,” ujar Camat Tengaran, Bambang Aris.

Pj Bupati Semarang, Sujarwanto Dwiatmoko yang hadir bersama jajarannya serta pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) meminta masyarakat tetap optimistis menyongsong 2016 ini. Usai memberikan sambutan, dia langsung menyanyikan dua lagu Dinda Bestari dan Sewu Kutho.

“Terima kasih atas dukungan masyarakat, sehingga roda pemerintahan di Kabupaten Semarang berjalan baik. Kami menyadari banyak kekurangan, tetapi kami optimistis dan siap menyempurnakan kekurangan selama 2015 ini. Kita harus tetap optimistis menghadapi tahun yang baru ini,” ungkapnya. (tyo/aro)