Gajah Idola Pengunjung Kurang Terawat

437
TERABAIKAN : Pengunjung tampak antre untuk naik ke punggung Sinta dan Deo, sepasang gajah yang ada di objek wisata Linggo Asri, Kajen, Kabupaten Pekalongan, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
TERABAIKAN : Pengunjung tampak antre untuk naik ke punggung Sinta dan Deo, sepasang gajah yang ada di objek wisata Linggo Asri, Kajen, Kabupaten Pekalongan, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
TERABAIKAN : Pengunjung tampak antre untuk naik ke punggung Sinta dan Deo, sepasang gajah yang ada di objek wisata Linggo Asri, Kajen, Kabupaten Pekalongan, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
TERABAIKAN : Pengunjung tampak antre untuk naik ke punggung Sinta dan Deo, sepasang gajah yang ada di objek wisata Linggo Asri, Kajen, Kabupaten Pekalongan, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Dua gajah bernama Sinta dan Deo yang ada di objek wisata Linggo Asri, Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jumat (1/1) benar-benar menjadi idola pengunjung destinasi tersebut. Pasalnya meski objek wisata tersebut dibuka pada pukul 09.00 WIB, puluhan pengunjung sudah antre untuk naik Shinta dan Deo keliling lokasi wisata.

Ramai dinaiki pengunjung, sepasang gajah tersebut tampak kelelahan. Ini terlihat dari beberapa kali kepala gajah menggeleng-geleng dengan keras dan beberapa kali dipukul untuk mengikuti perintah sang pawang karena sempat menolak. Kondisi badan gajah pun tampak kotor dan bau, terlihat banyaknya lalat yang berada di sekitar tubuhya.

Rusdi, 43, warga Desa Kuwasen, Kesesi, yang turut antre untuk naik gajah Sinta bersama anaknya sempat agak ketakutan ketika gajah tersebut mengeleng kepala beberapa kali, karena goncangannya hingga ke punggung gajah yang ditumpanginya.