PERBAIKI LAMPU : Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan memperbaiki lampu PJU di Jalan Madurorejo, Kajen, yang padam karena tersambar petir. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERBAIKI LAMPU : Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan memperbaiki lampu PJU di Jalan Madurorejo, Kajen, yang padam karena tersambar petir. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERBAIKI LAMPU : Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan memperbaiki lampu PJU di Jalan Madurorejo, Kajen, yang padam karena tersambar petir. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERBAIKI LAMPU : Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan memperbaiki lampu PJU di Jalan Madurorejo, Kajen, yang padam karena tersambar petir. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Menjelang perayaan tahun baru 2016, 16 unit lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kecamatan Kajen, disambar petir dan mati, Kamis (31/12) siang kemarin. Akibatnya penerangan jalan padam, khususnya di Madurorejo, Jalan Tengku Umar, dan sepanjang Jalan Cinta di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.

Sambaran petir tersebut, menyebabkan MCB yang ada di kotak PJU hangus terbakar dan rusak. Sedangkan lampu PJU hanya 6 yang pecah, sisanya masih digunakan setelah MCB diganti.

Petugas operator Penerangan Jalan Umum (PJU), Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan, Rohmani, menyatakan kerusakan lampu tersebut langsung diperbaiki, lantaran berada di area perayaan pesta akhir tahun. Sehingga membahayakan pengendara motor, karena kondisi jalan yang gelap.

Menurutnya, kerusakan lampu PJU di Jalan Kayuguritan Karanganyar yang tak jauh dari Pusat Pemerintahan di Kajen, lebih disebabkan karena ditabrak truk galian C, yang melintas terlalu ke tepi jalan.