BARUSARI – Pria berinisial Aw, warga Pasadena Semarang, terpaksa dilaporkan ke Mapolrestabes Semarang atas tudingan penipuan. Ia diduga membawa kabur Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar senilai Rp 95 juta setelah membelinya menggunakan bilyet giro (BG).

Korban adalah Teguh Ari Kurniawan, 37, warga Kebonharjo RT 1 RW 2 Tanjung Emas, Semarang Utara. Ia merasa tertipu lantaran BG tersebut belakangan diketahui kosong alias tidak bisa dicairkan. ”Total kerugian Rp 95 juta,” kata Teguh kepada petugas saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, kemarin.

Dikisahkan, kasus ini bermula pada Juli 2015 lalu. Saat itu, Aw datang di kantor PT Rapa Samudera Emas yang beralamat di Jalan Tambak Mas Timur XVII nomor 36 Semarang menemui korban untuk membeli BBM jenis solar. Terjadilah perbincangan dan transaksi pembelian. ”Kala itu pembayaran belum lunas,” kata korban.

Teguh pun melakukan penagihan terhadap sisa pembayaran yang belum lunas. Namun terlapor menjanjikan pelunasan menggunakan cek atau BG senilai Rp 95 juta. ”Tapi setelah dilakukan pengecekan, BG tersebut ternyata kosong,” katanya.

Mendapati hal itu, korban langsung meminta penjelasan kepada terlapor. Namun Aw pun hanya bisa memberikan janji-janji tanpa ditepati. ”Bahkan sampai sekarang tidak dilunasi,” katanya.

Jengkel karena merasa ditipu, korban akhirnya melaporkan pelaku kepada pihak berwajib. Terlapor dituding telah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana tertuang dalam Pasal 378 KUHP. Barang bukti yang diajukan adalah 1 lembar BG bernomor FN 368027. Hingga saat ini, kasus ini ditangani oleh tim Reserse Kriminal Polrestabes Semarang. (amu/ric/ce1)