Keselamatan Berkendara Dimulai dari Kampung

440
TIDAK MUDAH: Beberapa warga melintas di salah satu gapura di Kelurahan Pandean Lamper yang merupakan Kampung Safety Riding Honda. Tampak masih terselip satu warga tak mengindahkan aturan berkendara yakni tak mengenakan helm. (ISMU PURUHITO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TIDAK MUDAH: Beberapa warga melintas di salah satu gapura di Kelurahan Pandean Lamper yang merupakan Kampung Safety Riding Honda. Tampak masih terselip satu warga tak mengindahkan aturan berkendara yakni tak mengenakan helm. (ISMU PURUHITO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sebagai produsen sepeda motor terbesar, PT Astra Honda Motor (AHM) punya tanggungjawab besar soal keselamatan berkendara bagi masyarakat, terutama konsumen Honda. Salah satu yang dilakukan, adalah tanpa kenal lelah mengedukasi masyarakat tentang arti penting keselamatan berkendara serta etika berlalu lintas.

Mendidik masyarakat soal keselamatan berkendara atau safety riding menjadi komponen vital dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) PT AHM. Salah satu yang menjadi keprihatinan AHM, bahwa tingginya angka kecelakaan lalu lintas umumnya disebabkan karena tidak diperhatikannya dua faktor tersebut.

Hanya saja, tak mudah memberikan pendidikan, pengertian, serta pemahaman kepada masyarakat dalam hal ini pengendara motor, soal keselamatan berkendara serta etika berlalu lintas. Kegiatan kampanye safety riding selama ini hanya dipandang masyarakat sebagai formalitas belaka yang hasilnya tidak signifikan serta jauh dari efektif. Artinya butuh cara yang inovatif.