Wisata Kedung Sepingit Ditutup Sementara

1060
BAHAYAKAN PENGUNJUNG : Objek Wisata Kedung Sepingit, Petungkriono, Pekalongan, ditutup sementara karena tingginya curah hujan yang berbahaya bagi pengunjung. (FOTO HUMAS PEKALONGAN)
BAHAYAKAN PENGUNJUNG : Objek Wisata Kedung Sepingit, Petungkriono, Pekalongan, ditutup sementara karena tingginya curah hujan yang berbahaya bagi pengunjung. (FOTO HUMAS PEKALONGAN)

KAJEN-Pengelola Eko Wisata Kedung Sipingit Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Selasa (29/12) kemarin, resmi menutup sementara lokasi wisata tersebut. Pasalnya, tingginya curah hujan menyebabkan tingginya debit air di Kedung Sipingit atau Black Canyon-nya Pekalongan, berbahaya para pengunjung yang ingin berenang.

Kendati begitu, pada musim liburan kali ini jumlah kunjungan meningkat hingga 500 orang per hari. Sebagian besar pengunjung penasaran dengan keindahannya.

Penggerak Wisata Eco Adventure Petungkriyono, Purwo Susilo, mengungkapkan bahwa pihaknya khawatir jika pengunjung tetap memaksakan diri berenang di Kedung Sipingit, bisa terjadi musibah yang tidak diinginkan. Apalagi saat musim hujan seperti ini, sering datang arus besar kiriman air hujan dari hulu bagian atas.

“Selama musim hujan, pengunjung kami sarankan tidak berenang dahulu di Kedung Sepingit. Karena kiriman air hujan dari hulu sering terjadi, terlebih hujan kerap turun setiap hari,” ungkap Purwo.