Beri Tali Asih Petani – Nelayan Berprestasi

140
DIMINTA BAGIKAN ILMU: Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng Djoko Sutrisno didampingi Kepala Biro Bina Produksi Peni Rahayu memberikan tali asih kepada sejumlah petani dan nelayan berprestasi. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIMINTA BAGIKAN ILMU: Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng Djoko Sutrisno didampingi Kepala Biro Bina Produksi Peni Rahayu memberikan tali asih kepada sejumlah petani dan nelayan berprestasi. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memberikan tali asih kepada 47 petani, kelompok petani, dan nelayan yang berhasil meraih penghargaan di tingkat nasional. Pemberian tali asih diberikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Djoko Sutrisno di ruang rapat Gedung A lantai 2 Gubernuran, Selasa (29/12).

Dalam sambutannya, Djoko mengatakan pemberian tali asih ini dimaksudkan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para petani dan nelayan di Jawa Tengah. Selain itu, mendorong masyarakat untuk terus berprestasi khususnya dalam mengembangkan sektor pertanian dan kelautan. ”Jadi, jangan dilihat besar kecilnya,” ujarnya mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sri Puryono.

Kepada para penerima tali asih, Djoko meminta untuk tidak pelit memberikan ilmu kepada orang lain. Menurutnya, semakin ilmu itu dibagikan maka semakin banyak ilmu yang didapat. Sementara bagi masyarakat yang menerima ilmu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. ”Jangan takut tersaingi. Yakinlah ilmu yang dibagikan akan terus bertambah,” imbuhnya.

Kepala Biro Bina Produksi Setda Jateng, Peni Rahayu menjelaskan, pemprov menyediakan dana sebesar Rp 139 juta untuk pemberian tali asih 2015 ini. Dana tersebut diberikan kepada 47 penerima dengan masing-masing mendapatkan Rp 2 juta-4 juta. ”Mereka terdiri dari petani, kelompok petani, pejabat fungsional, penyuluh pertanian, pengolah ikan, kelompok perikanan, dan lain sebagainya,” katanya.

Sugeng, salah satu penerima tali asih mengaku bersyukur karena pemerintah tetap memberikan perhatian kepada masyarakat kecil. Bersama dengan rekan-rekan dalam kelompok pembudidaya udang di Purworejo, ia mendapatkan tali asih sebesar Rp 2,5 juta. ”Sementara hadiah dari Kementerian (Kelautan dan Perikanan) sejumlah Rp 40 juta,” terangnya. (fai/ric/ce1)