Satpol PP Waspadai Peredaran Miras Oplosan

Jelang Malam Tahun Baru

122

KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal, melalui Satpol PP Kabupaten Kendal siap melakukan antisipasi terhadap pengawasan peredaran minuman keras (miras) jelang pergantian tahun baru kali ini. Antisipasi ini dilakukan pihak Satpol PP dengan menggandeng kepolisian untuk menekan angka kematian akibat menenggak miras.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo, mengatakan, jika saat malam pergantian tahun potensi peredaraan minuman keras cenderung sangat besar. Salah satu contohnya adalah peredaran miras jenis oplosan. ” Banyak remaja yang mengonsumsi miras atau pesta miras saat pergantian tahun. Hal itu akan kami antisipasi,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Ia pun berencana, jelang tahun baru akan lebih intens melakukan razia. Bahkan ia sudah melakukan pemetaan. Umumnya, miras oplosan didatangkan pedagang dari luar daerah, yakni Semarang dan Sukoharjo. “Biasanya datang dari luar daerah. Wilayah yang paling rawan adalah Kendal Kota, Rowosari, Kaliwungu, Boja, dan Weleri. Dengan harga yang murah sasarannya memang para remaja,” tuturnya.

Toni menegaskan, bagi penjual miras yang tertangkap terancam sanksi tindak pidana ringan (tipiring). Sedangkan bagi pengonsumsi akan diberikan pembinaan. “Kami sudah beberapa kali menindak penjual miras yang tertangkap dengan pasal tipiring. Hal ini supaya ada efek jera,” katanya.

Wakapolres Kendal Kompol Guki Ginting mengatakan, jika Polres Kendal menyiagakan sedikitnya 411 personel untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. Pengamanan juga dibantu oleh aparat TNI, Satpol PP, Banser dan Pramuka. Selain itu, Kodim 0715 Kendal mendapat bantuan dari Kodam IV/Diponegoro sebanyak satu pasukan satuan setingkat pleton (SSP). “Petugas akan disebar di pusat-pusat keramaian, Pengamanan akan kami berikan, karena perayaan tahun baru berpotensi meningkatnya tindak kriminal,” tandasnya.(den/aro)