Pembelajaran Game Dinilai Efektif

200
KREATIF: Michael Satrio Prayogo (kanan) saat menunjukkan pembuatan game hanya dengan hitungan 15 menit, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Michael Satrio Prayogo (kanan) saat menunjukkan pembuatan game hanya dengan hitungan 15 menit, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Metode pembelajaran menggunakan game dinilai lebih efektif jika dibandingkan dengan metode yang hanya tekstual dan teori. Hal itu dikatakan Ketua Program Studi Game Technology Universitas Katholik (Unika) Soegijapranata, Ridwan Sanjaya saat menjadi pembicara dalam seminar ”Game sebagai Teman Belajar” di kampus Unika, kemarin.

Menurutnya, di zaman digital ini, game banyak diminati oleh berbagai kalangan usia baik muda maupun tua. ”Tak terkecuali anak-anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan dan berada dalam masa belajar, sehingga penggunaan game dalam metode pembelajaran dinilai efektif,” katanya, Minggu (27/12).

Meski begitu, dalam praktiknya juga diperlukan pendampingan orang tua dan pendidik dalam mengontrol kebiasaan anak bermain game. Menurut Ridwan, saat ini anak-anak merupakan Digital Natives. Di mana hampir semua anak sudah mengenal game serta penggunaan gadget bagi anak tidak terhindarkan lagi.