KORBAN : Eko Suhiyo, korban pencurian dan kekerasan saat dimintai keterangan oleh petugas Polres Pekalongan, di RS Karomah, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
KORBAN : Eko Suhiyo, korban pencurian dan kekerasan saat dimintai keterangan oleh petugas Polres Pekalongan, di RS Karomah, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Mukharif, 24 warga Desa Wiyoro Wetan, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, dan rekannya, Sabtu (26/12) dini hari nekad melarikan diri dengan mencebur ke sungai Kangkung Sragi. Mereka kepergok saat mencuri uang dan burung merpati milik Eko Suhiyono, 31, warga Desa Sipait, Kecamatan Siwalan.

Kejadian bermula saat Mukharif masuk ke rumah Eko Suhiyono dengan mencongkel pintu samping rumah. Dia berhasil mengambil uang sebesar Rp 250 ribu dari dompet Eko yang diletakkan di samping TV pada ruang tamu. Namun pada saat mencuri burung merpati, burung tersebut ribut dengan terus mengeluarkan suara mendekur keras, hingga seisi rumah pun terbangun.

Ketika Eko terbangun dan keluar dari kamar tidur, Mukharif langsung melayangkan senjata tajam yang telah disiapkan ke lengan Eko. Akhirnya terjadi pertarungan antar keduanya. Eko pun berteriak “maling..maling” , hingga akhirnya Mukharif panik dan nekad mencebur ke sungai Kangkung Sragi yang letaknya di belakang rumah Eko.