Juga Diklaim Antibakteri dan Antiembun

Empat Mahasiswa Undip Temukan Helm Antipolusi

232
KREATIF: Dari kiri ke kanan: Alfin Darari, Mutiara Hapsari, Faza Laili Husna Ikhsanti Maliya menunjukkan helm antipolusi. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Dari kiri ke kanan: Alfin Darari, Mutiara Hapsari, Faza Laili Husna Ikhsanti Maliya menunjukkan helm antipolusi. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Empat mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) membuat helm yang diklaim antibakteri, antipolusi, dan antiembun. Seperti apa?

EKO WAHYU BUDIYANTO, Tembalang

SEMAKIN tingginya jumlah kendaraan bermotor di Indonesia, menyebabkan polusi udara yang membahayakan kesehatan manusia. Udara yang terpolusi mengandung bakteri dan partikel berbahaya, seperti CO, SO2, NO2, dan partikel debu (PM-10). Bakteri yang terbawa oleh debu dapat menyebabkan jerawat. Sedangkan partikel-partikel berbahaya dalam udara jika terhirup dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, asma, alergi, bisinosis, serta penyakit saluran pernapasan lainnya.

Adanya ancaman bahaya yang ditimbulkan akibat polusi udara itu membuat empat mahasiswa Undip ini membuat sebuah terobosan baru berupa helm yang memiliki tiga fungsi sekaligus, yakni antibakteri, antipolusi, dan antiembun. Keempat mahasiswa kreatif tersebut adalah Faza Laili Husna dan Ikhsanti Maliya dari jurusan Biologi, serta Alfin Darari dari Jurusan Fisika, dan Mutiara Hapsari dari jurusan Kimia.